Fleksibilitas dalam Olahraga (Konsep dan Contoh)

2015-03-03

Fleksibilitas dalam Olahraga (Konsep dan Contoh)

Pengertian Fleksibilitas dalam olahraga (konsep dan contoh gerak). Salam pembaca sekalian, Melanjutkan postingan sebelumnya mengenai komponen kebugaran jasmani, beberapa waktu lalu sudah dijelaskan mengenai kekuatan. Sekarang kita beralih ke komponen kebugaran jasmani berikutnya yaitu Fleksibilitas (kelentukan).

Sama halnya seperti sebuah mobil kelas atas yang semakin efisien dan efektif dalam penggunaan bahan bakar dan tenaga sehingga membuat harganya mahal, contohnya ferrari, lamborghini, aston martin dsb. Manusia juga bisa meningkatkan kualitas dirinya dengan meningkatkan komponen kondisi fisiknya. Komponen kondisi fisik manusia yang membuat semakin efektif dan efisien dalam bergerak diantaranya adalah fleksibilitas (kelentukan). Kita akan bahas dalam artikel kali ini mengenai konsep dan contoh gerakan fleksibilitas.

A. Pengertian
Fleksibilitas merupakan bagian dari komponen kebugaran jasmani yang membuat gerakan kita efektif dan efisien, terlihat tidak kaku dan memudahkan kita untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Semakin bagus kualitas fleksibilitas seseorang maka energi yang dikeluarkan oleh tubuh untuk bergerak semakin efisien.

Banyak para ahli mendefinisikan mengenai Fleksibilitas ini, diantaranya adalah kemampuan ruang gerak sendi untuk meregang secara maksimal yang ditunjang oleh kualitas sendi, ligamen dan tendon serta otot disekitar sendi tersebut. Untuk melatih fleksibilitas tubuh kita dibutuhkan latihan day by day atau tiap hari.

B. Cara Meningkatkan Fleksibilitas
Untuk meningkatkan fleksibilitas dilakukan dengan latihan stretching (peregangan) diantaranya adalah :

1. Statis
    Peregangan statis dilakukan oleh individu itu sendiri dengan ciri gerakannya tidak ada reflek regang, hanya ditarik dan didorong gerakannya.
peregangan statis
2. Dinamis
Peregangan dinamis dilakukan oleh individu sendiri dengan ciri gerakan adanya ayunan dan ada reflek regang akibat adanya gerakan ayunan tersebut.
peregangan statis
3. Pasif
Peregangan pasif dilakukan dengan bantuan dari orang lain untuk memaksimalkan regangannya
peregangan pasif
4. PNF (kontraksi sebelum relaksasi)
Peregeangan PNF ini masih dibantu oleh orang lain, tapi bedanya dengan peregangan pasig adalah adanya kontraksi dulu melawan arah dari dorongan regangan orang lain yang membantu sebelum di regangkan.
peregangan PNF
Nah itulah sobat olahraga, mengenai fleksibilitas dalam olahraga semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.