Website Olahraga

Cedera Otot Dalam? Pakai Balsem? Atau Es Batu?

Sunday, April 05, 2015

Cedera Otot Dalam? Pakai Balsem? Atau Es Batu?

Salam sobat HIIT semuanya, postingan kali ini kita ulas mengenai mitos dalam cedera otot dalam ketika berolahraga terutama ketika kita cedera karena benturan atau otot kita tertarik seperti kram dsb, pada otot kita.

Mungkin para pembaca semuanya pernah mendengar atau pernah mengalami benturan atau otot tertarik karena gerakan yang mendadak dan seketika tapi tidak ada luka luar, kemudian di olesi oleh balsem atau beras kencur atau obat lain yang memiliki sensasi panas pada otot kita.

Saya coba paparkan sedikit mengenai mekanisme tubuh ketika terdapat rangsangan berupa suhu panas dan dingin pada tubuh kita. Di dalam tubuh kita ada mekanisme yang disebut dengan vasokontriksi dan vasodilatasi, mekanisme tersebut akan muncul tergantung pada rangsangan suhu pada tubuh kita. Kapan vasokontriksi dan vasodilatasi muncul?, 

Vasokontriksi adalah mengecilnya bagian tubuh ketika mendapat rangsangan dingin. Contoh kecil, ketika kita berada di dalam suhu dingin maka pori-pori kulit kita menutup dan pembuluh darah kita mengecil, sehingga tidak ada pengeluaran keringat ketika kita diam dalam suhu dingin, efek biasanya adalah kita sering mengeluarkan air kencing atau biasa disebut beser karena pengeluaran cairan tidak dibantu melalui pori-pori.  

Vasodilatasi adalah melebarnya bagian tubuh kita karena adanya rangsangan panas. Contohnya seperti ketika kita diam dalam suhu panas, entah di sebuah ruangan atau di lapangan. Maka pori-pori tubuh kita melebar dan dengan sendirinya akan mengeluarkan keringat karena suhu tubuh kita sudah melewati batas normalnya sehingga darah yang mempunyai fungsi untuk menstabilkan suhu tubuh menjalankan perannya melalui proses evaporasi atau penguapan yang berupa keringat, pembuluh darah juga akan ikut melebar sehingga aliran darah akan lebih cepat.

Pertanyaannya.
Apakah Benar Dengan Obat-obatan seperti Balsem dsb, yang Memang Memberikan Sensasi Hangat bisa Mempercepat Penyembuhan Cedera pada Otot?

Dari pemaparan di atas kita coba hubungkan dengan judul postingan ini. Ketika terjadi cedera pada otot kita baik melalui benturan atau tertarik karena gerakan yang mendadak, entah di otot kecil atau otot besar tanpa adanya luka luar, maka di dalam otot kita terjadi pecah pembuluh darah kapiler. Pembuluh darah kapiler adalah pembuluh darah yang kecil yang ada pada jaringan otot-otot kita dan berfungsi sebagai penyalur sari-sari makanan, oksigen, dan hampas ke bagian-bagian tubuh. Karena terjadi pecah pembuluh darah maka darah yang harusnya berada pada jalur pembuluh kapiler tersebut, keluar dari jalurnya sehingga masuk ke bagian jaringan-jaringan di sekitarnya, cairan darah yang keluar tersebut disebut juga cairan eksudat.

Ketika sudah terjadi pecah pembuluh darah kapiler maka jalan keluarnya, pendarahan yang keluar dari kapiler tersebut harus dihambat supaya darah tidak banyak masuk ke jaringan-jaringan di sekitarnya dan meminimalisir terjadinya pembengkakan. Bagaimana caranya?, kita gunakan mekanisme tubuh kita berupa Vasokontriksi, otomatis kita pakai sesuatu yang bersensasi dingin, diantaranya adalah es batu. Es batu tersebut dibungkus dengan kain atau dimasukan ke dalam icepack kemudian di tempelkan pada otot yang mengalami cedera selama 5 menit, kemudian angkat es batu tersebut selama 5 menit, berikutnya ditempelkan lagi selama 5 menit. Proses penempelan es batu tersebut dilakukan dalam waktu 24 jam pertama setelah terjadi cedera.

Bagaimana jika kita olesi dengan balsem atau obat-obatan lain yang mempunyai sensasi hangat?. Yang terjadi adalah Vasodilatasi, terjadinya pelebaran pembuluh darah kapiler yang putus dan merangsang aliran darah lebih cepat sehingga akan menimbulkan pembengkakan yang sangat hebat.

Kapan Balsem atau Obat-obatan Penghangat bisa dipakai?

Balsem dan obat-obatan penghangat bahkan pijatan bisa dipakai untuk memulihkan cedera otot setelah melewati 24 jam pertama melakukan terapi dingin menggunakan es batu tadi. Di asumsikan bahwa setelah 24 jam menggunakan penempelan es batu, pembuluh darah kapiler yang pecah karena cedera tadi sudah menyambung kembali. Gunanya penggunaan balsem sebagai tindakan lanjutan adalah untuk memperlancar peredaraan kapiler darah tadi dan mempercepat penguraian traumatic effusion  (efek yang terjadi akibat cedera otot).

Sudah tahukan bagaimana seharusnya kita ketika mendapatkan cedera otot karena benturan atau gerakan yang mendadak sehingga membuat otot kita terasa nyeri. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua pembaca. Terima kasih