Website Olahraga

Olahraga Yang Baik Saat Bulan Puasa

Friday, June 19, 2015

Olahraga Yang Baik Saat Bulan Puasa

Salam sobat HIIT. Selama bulan puasa kita selalu menjaga dan menghindari kegiatan yang bisa membuat kita cape dan lelah seperti olahraga. Olahraga seperti apa yang baik saat bulan puasa? Memang betul kita harus menjaga ibadah puasa kita dengan tidak memancing tubuh kita untuk haus yang berlebihan, lapar yang berlebihan oleh aktifitas yang berat-berat. Bagaimana jika yang sebelumnya sudah sering berolahraga atau kita yang sama sekali belum pernah berolahraga, ingin berolahraga pada saat bulan puasa?. Apalagi yang sedang dalam program untuk menurunkan berat badan, apakah dengan puasa sebulan penuh di bulan ramadhan tanpa berolahraga akan menurunkan berat badan kita? banyak juga setelah beres melaksanakan puasa satu bulan, berat badannya menjadi naik.

Olahraga Di Bulan Puasa

Berolahraga di bulan puasa sebetulnya boleh-boleh saja, asal dilakukan dengan tepat dari segi waktu melaksanakan, dosis, frekuensi, dan lama melakukan olahraga tersebut. Kalau waktu berolahraganya dilakukan pada pagi hari dengan dosis yang sangat berat, memang tidak dianjurkan karena masih jauh pada waktu berbuka puasa, yang ada nantinya bisa-bisa batal puasanya karena rasa haus dan lapar setelah berolahraga tersebut. 

Waktu yang tepat adalah sekitar 30-45 menit sebelum berbuka puasa, sehingga tubuh kita yang sudah kehilangan cairan banyak setelah berolahraga masih bisa terhydrasi dengan dekatnya waktu berbuka. Lebih baik juga kalau menunggu buka puasa dengan berolahraga dibandingkan hanya nongkrong saja, kelebihannya adalah kita bisa menjaga kebugaran tubuh kita selama berpuasa di bulan ramadhan. Bahkan ada beberapa penelitian yang memang meneliti terkait dengan berolahraga di bulan puasa memberikan dampak yang baik terhadap penurunan kadar lemak kita, bisa dilihati pada postingan ini HIIT Workout Di Bulan Puasa, Lebih Banyak Membakar Lemak.

Jenis olahraga yang dianjurkan bagi yang sebelumnya tidak terbiasa pada saat berpuasa adalah olahraga dengan intensitas rendah dengan indikasi tingkat kelelahan yang dihasilkan dari olahraga tersebut sangat rendah, contohnya seperti jogging, bersepeda santai, jalan kaki. Bagi yang sudah terbiasa olahraga dan ingin membentuk otot, menurunkan kadar lemak, meningkatkan daya tahan, stamina dsb. Masih bisa melanjutkan dengan program yang sudah ada sebelum bulan puasa akan tetapi waktunya diubah menjadi sore hari sebelum berbuka dan lama latihannya disesuaikan dengan tingkat hidrasi individunya. Sebagai contoh beberapa latihan yang bisa dilakukan bisa dilihat pada postingan saya di bawah ini :

Berat Badan Naik Di Bulan Puasa

Banyak yang beranggapan bahwa dengan hanya berpuasa satu bulan di bulan ramadhan, akan menurunkan kadar lemak dalam tubuh. Tapi banyak juga yang mengalami setelah berpuasa di bulan ramadhan, tubuhnya jadi tambah gemuk, berat badannya meningkat. Kenapa bisa terjadi seperti ini?. Berpuasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari tanpa adanya asupan makanan memang menghentikan asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh kita. Sebelum berbuka puasa atau biasa orang sunda bilang Ngabuburit biasanya segala macam makanan melintas dipikiran kita, sehingga kita beli semua makanan yang kita inginkan. Pada saat berbuka puasa, makanan tersebut kita makan semua sampai habis dan kemungkinan jumlah kalori yang dimakan pada saat berbuka bisa 2 kali lipat dari porsi makan kita ketika tidak berpuasa, belum lagi ditambah makan malam setelah tarawih. Hal tersebut yang membuat tubuh kita semakin naik beratnya. Makanya dibutuhkan olahraga sebagai pembakar kalori dari asupan kalori yang kemungkinan berlebih pada saat kita buka puasa dan setelahnya.

Itulah kenapa sebaiknya kita tetap berolahraga dalam keadaan puasa di bulan ramadhan, dapat pahala ditambah tubuh kita tetap bugar. Sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat bagi kita semua.
Terima Kasih.