Website Olahraga

Goal Setting dalam Olahraga

Tuesday, July 28, 2015

Goal Setting dalam Olahraga

Salam sobat HIIT. Dalam dunia olahraga prestasi banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan mendapatkan prestasi yang maksimal baik dari segi fisik maupun psikologis atletnya. Untuk mengevaluasi penampilan atlet baik dalam aspek kematangan personal dan penampilan puncak, ada beberapa teknik atau metode latihan psikologis yang perlu diterapkan, salah satunya goal-setting.

Goal-Setting merupakan salah satu teknik yang efektif untuk memotivasi atlet untuk mencapai suatu tujuan. Pencapaian tujuan harus didasarkan pada persiapan dan proses yang dilakukan secara matang. Goal-Setting menjadi efektif, tidak hanya memfasilitasi atlet dalam mencapai performa maksimalnya, tetapi juga penting untuk mengatasi masalah psikologis lainnya seperti kecemasan, kepercayaan diri, dan motivasi. 

Goal Setting dalam OlahragaKemampuan untuk menetapkan tujuan perlu dimiliki oleh pelatih dan atlet, tetapi pada kenyataanya di lapangan nampaknya tujuan yang ditetapkan pelatih dan atlet masih belum sistematis, bahkan pelatih dan atlet sebelumnya tidak menetapkan tujuan dalam proses latihannya, sehingga hasil latihan tersebut tidak menghasilkan penampilan atlet yang maksimal.

Masalah yang sering terjadi terkait dengan penetapan tujuan menurut Marten (1993: 158) "... many athletes set inappropriate goals or do not set goals in a systematic fashion. Coach and sport psychologist often forget to initiate the follow up and evaluation procedures that are necessary if goal setting is to effective". Karena goal setting penting baik bagi pelatih, psikolog, dan atlet, maka perlu ditetapkan goal setting dengan menerapkan prosedur yang benar dan memahaminya sampai pada faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya.

Pengertian Goal Setting

Goal setting merupakan salah satu fondasi yang baik untuk mencapai sukses dalam program latihan keterampilan mental. Hal ini dikarenakan bahwa pelatih dan atlet dapat mencapai keberhasilannya baik fisik, teknik, taktik, dan mental, melalui penerapan prinsip goal setting.

Istilah goal setting terdiri dari dua kata yaitu goal berarti tujuan dan setting berrarti penetapan atau merancang. Dengan demikian, goal setting merupakan suatu kemampuan merancang atau menetapkan tujuan yang hendak dicapai. Locke, et al., (1981: 126); Mellalieu (2009:75) menjelaskan bahwa goals secara sederhana adalah "What an individual is trying to accomplish; it is object or aim of an action". Goals merupakan apa yang ingin seseorang untuk mencoba menyelesaikan: goals merupakan sasarana atau tujuan dalam suatu tindakan. Selanjutnya Locke mendefinisikan goals secara luas yaitu "a goal is defined as attaining a specific standard of proficiency on a task, usually within a specified time limit". Selanjutnya, Hacker (2004); Apruebo (2005:263) menjelaskan: "Goals as a spesific standard of proficiency achieved in a particular area of performance within a specific time". Kedua pendapat tersebut menekankan bahwa goal atau tujuan merupakan pencapaian suatu standar kemampuan tertentu dalam bentuk tugas yang dibatasi dengan waktu tertentu.