Website Olahraga

Periodisasi Program Latihan 1 Tahun

Thursday, July 30, 2015

Periodisasi Program Latihan 1 Tahun

Salam sobat HIIT. Dalam olahraga prestasi dibutuhkan program latihan untuk menunjang pencapaian prestasi yang maksimal. Proses latihan yang terus menerus harus didukung oleh periodisasi program latihan yang tepat sasaran terhadap kebutuhan atlet untuk meningkatkan kemampuannya. Pada postingan kali ini akan kita coba bahas mengenai periodisasi program latihan selama 1 tahun, yang memang termasuk kategori program latihan jangka pendek. Periodisasi adalah suatu usaha untuk membagi program latihan satu tahun menjadi beberapa periode waktu, masing-masing periode memiliki tujuan khusus untuk menuju prestasi puncak pada pertandingan paling penting pada tahun tersebut. Periodisasi merupakan usaha proses latihan yang obyektif, dimana pelatih dan atlet dapat mengukur hasil latihannya serta dapat membandingkan dengan hasil-hasil sebelumnya.
Baca Juga > Menyusun Program Latihan Untuk Para Pelatih
Periodisasi Program Latihan 1 Tahun

Pentingnya Periodisasi Program latihan

  1. Secara sistematis mempersiapkan kemampuan atlet setiap sasaran khusus pada periode-periode agar kemampuan puncak secara utuh dapat digunakan dalam pertandingan paling utama.
  2. Semua aspek atlet secara serempak untuk ditingkatkan kualitasnya dalam waktu singkat tidak akan memungkinkan, sehingga perlu pembagian prioritas di masing-masing periode.
  3. Latihan kondisi fisik diprioritaskan pada periode persiapan karena sebagai landasan untuk penguasaan teknik, keterampilan teknik dan keterampilan
  4. Untuk menghindari kebosanan atlet dalam proses latihan, karena dalam tiap periode terdapat variasi-variasi sasaran. Bioritme masing-masing atlet dalam hal kemampuan fisik maupun mental berbeda satu sama lain. Oleh karena tu, latihan yang diberikan jangan monoton, sasaran dan bentuk latihan yang disajikan setiap periode harus berbeda.
  5. Setiap sasaran latihan pada masing-masing periode dapat diukur dan dipantau secara pasti dan obyektif.
  6. Sulitnya para pelatih untuk memprediksi agar prestasi puncak para atletnya tepat pada pertandingan yang utama.
Baca Juga > Macam-macam Program Latihan

Periodisasi Program Latihan 1 Tahun Tunggal

Program latihan jangka pendek 1 tahun untuk menghadapi satu pertandingan tunggal berisi rincian sebagai berikut:
  1. Periodisasi program tahunan (macro cycle)
  2. Tahap-tahap setiap periode
  3. Program latihan bulanan (messo cycle)
  4. Program latihan mingguan (micro cycle)
  5. Program latihan harian (myo cycle) terdiri dari unit-unit latihan harian.
Periodisasi program latihan 1 tahun tunggal dibagi menjadi 3 periode yaitu:
  1. Periode persiapan, waktu 3-4 bulan.
  2. Periode pertandingan, waktu 6-7 bulan.
  3. Periode peralihan waktu 1-2 bulan.
Tabel Periodisasi latihan 1 tahun tunggal sebagai berikut:



The Arrival Plan
Main Phase
Preparatory
Competitive
Trans
Macro cycles



Micro cycles



 
Keterangan:
  1. Periode persiapan. Misalkan program latihan dimulai pada bulan Januari maka Atlet dilatih untuk meningkatkan kualitas fisik umum dan kualitas fisik khusus dan diharapkan puncak kondisi fisik pada bulan April. Selanjutnya puncak kondisi fisik hasil pada periode persiapan dijaga terus sampai pada pertandingan yang utama. Isi sasaran latihan yang harus dicapai adalah:
    • Kondisi fisik umum dan kondisi fisik khusus sebanyak 60%
    • Teknik dasar, taktik, skill/keterampilan 40%
    • Uji coba tes pengukuran fisik sebagai alat kontrol hasil latihan dengan sasaran kondisi fisik.
    • Pembinaan mental dan motivasi atlet meskipun belum pada perhatian utama, akan tetapi tugas pelatih juga memasukan pembinaan mental dan motivasi sebagai sasaran sampingan pada setiap unit latihan.
  2. Periode pertandingan berisi sasaran latihan :
    • Latihan teknik individual tinggi terkuasai dengan baik sampai bulan Juni.
    • Latihan kondisi fisik khusus dan menjaga fisik atlet.
    • Latihan teknik dasar sesuai dengan pola dan sistem yang dikehendaki pelatih.
    • Latihan teknik tinggi dengan pola dan sistem yang diinginkan pelatih terkuasai dengan baik pada bulan Agustus.
    • Perhatian penuh diberikan pelatih kepada atletnya pada pembinaan sikap mental, budi pekerti, dan kejiwaan. 
    • Uji coba untuk mematangkan organisasi pertandingan dan kekompakan tim harus dilaksanakan sesuai dengan keadaan puncak pertandingan (jumlah uji coba tergantung pelatih, disarankan sebanyak 5 kali).
    • Sasaran latihan secara menyeluruh telah tercapai dengan baik.
Periode Pertandingan diisi dengan porsi latihan sebagai berikut:
  1. Latihan teknik 50%
  2. Penjagaan kondisi fisik 15%
  3. Teknik dasar 25%
  4. Pembinaan mental
  5. Latihan pola dan sistem bermain pada saat pertandingan 10%
  6. Uji coba bertanding.
Itulah periodisasi program latihan 1 tahun, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. terima kasih.