Website Olahraga

Terapi Masase (Pijat) Cedera Olahraga

Monday, July 27, 2015

Terapi Masase (Pijat) Cedera Olahraga

Beragam masase (pijat) yang tercipta oleh para ahli di dunia ini, dengan berbagai jenis dan maanfaat dari masase tersebut. Seperti halnya Swedish Massage yang menciptakan adalah Hartvig Nissen, yang pada tahun 1883 membuka Institut Kesehatan Swedia bagi Tindakan/Perawatan Penyakit Kronis dengan metode gerakan Swedia dan Masase yang pernah ditampilkan dihadapan dokter-dokter medis di Washington D.C. USA. Sehingga Swedish Massage berkembanglah di Eropa dan Amerika pada tahun 1888 yang digunakan untuk pasien yang mengalami kelelahan otot setelah lama menjalini perwatan penyakit kronis.

Macam-macam Masase Cedera Olahraga

Perkembangan massage berkembang di Amerika sangat pesat dan terlahir berbagai masase, antara lain yaitu:
  1. Massage Esalen (dikembangkan di Institut Esalen) di rancang untuk menciptakan suatu keadaan relaksasi yang lebih dalam dan kesehatan secara umum. Jika dibandingkan dengan sistem Swedia, Masase Esalen lebih lambat dan lebih berirama dan menekankan pada pribadi secara keseluruhan (pikiran dan tubuh). Banyak ahli terapi yang sebenarnya menggunakan suatu kombinasi teknik Swedia dan teknik Esalen.
  2. Massage Rolfing, dikembangkan oleh Dr. dr. Ida Rolf, melibatkan suatu bentuk kerja jaringan dalam yang melepaskan/mengendurkan adhesi atau pelekatan dalam jaringan fleksibel (fascia) yang mengelilingi otot-otot kita. Secara umum, gaya ini meluruskan segmen-segmen tubuh utama melalui manipulasi pada fascia.
  3. Deep Tissue Massage menggunakan stroke /tekanan yang perlahan, tekanan langsung, dan atau pergeseran. Seperti namanya, prosedur ini diaplikasikan dengan tekanan yang lebih besar dan pada lapisan otot yang lebih dalam daripada masase Swedia.
  4. Sport Massage adalah masase yang telah diadaptasi untuk keperluan atlit dan terdiri dari dua kategori: pemeliharaan (sebagai bagian dari aturan latihan) dan perlombaan (sebelum perlombaan ataupun setelah perlombaan). Sports massage juga digunakan untuk mempromosikan penyembuhan dari kelelahan dan pasca cedera. Reflexology, juga dikenal sebagai terapi zona, terapi ini didasarkan pada ide oriental bahwa stimulasi dari titik - titik tertentu pada tubuh mempunyai efek pada bagian-bagian lain dari tubuh.
  5. Teknik reflexology menggunakan tekanan jari. Neuromuscular massage adalah suatu bentuk massase dalam yang mengaplikasikan tekanan jari yang terkonsentrasi pada otot-otot tertentu. Bentuk masase ini membantu memutuskan/memecahkan siklus kejang urat dan sakit dan bentuk ini digunakan pada titik pemicu rasa sakit, merupakan simpul ketegangan dari ketegangan otot yang menyebabkan rasa sakit pada bagian-bagian tubuh yang lain.
  6. Trigger point massage dan myotherapy merupakan variasi atau bagian dari masase neuromuscular.
  7. Bindegewebs massage, atau connective tissue massage, dikembangkan oleh Elizabeth Dicke, merupakan suatu tipe teknik pelepasan myofascial yang terkait dengan permukaan jaringan penghubung (fascia) yang terletak diantara kulit dan otot. Para pengikut Bindegewebs massage percaya bahwa masase pada jaringan penghubung atau ikat akan mempengaruhi reflek vascular dan visceral yang berkaitan dengan sejumlah patologi dan disability (ketidakmampuan).
Di Indonesia yang berkembang berbagai macam masase, mulai dari Swedish massage, Thai massage, japaness massage, accupoint massage, reflexiology, india massage, shiatshu, shubo dan baby massage