Website Olahraga

Ciri-Ciri Olahraga Kesehatan

Saturday, August 22, 2015

Ciri-Ciri Olahraga Kesehatan

Ciri-Ciri Olahraga Kesehatan

Ciri-ciri olahraga kesehatan adalah 5M 1A yaitu (massal, mudah, murah, meriah, manfaat dan aman)

Salam sobat HIIT. Postingan kali ini akan melanjutkan postingan sebelumnya mengenai olahraga kesehatan. Pelaku olahraga kesehatan adalah orang yang tidak kekurangan gerak, tetapi bukan pelaku olahraga berat seperti atlet yang berolahraga lebih dari keperluan untuk menjaga kesehatan saja. Olahraga yang dianjurkan untuk keperluan kesehatan adalah aktifitas gerak tubuh dengan intensitas setingkat di atas intensitas gerak tubuh yang biasa dilakukan untuk kebutuhan melakukan tugas sehari-hari. Oleh karena itu, setiap orang mempunyai dosis masing-masing untuk berolahraga.


Dalam olahraga kesehatan yang dilakukan secara berkelompok (massal) dan dipimpin oleh seorang instruktur atau guru olahraga, maka setiap peserta harus berusaha mengikuti gerakan yang dilakukan oleh instruktur sebaik mungkin, sesuai dengan kemampuan masing-masing. 

Ciri Olahraga Kesehatan Secara Teknis-Fisiologis

  1. Gerakannya mudah, sehingga dapat diikuti oleh kebanyakan peserta dan seluruh peserta pada umumnya.
  2. Intensitasnya sub-maksimal dan homogen, dalam hal ini gerakannya bukan gerakan yang mengeluarkan tenaga secara maksimal atau gerakan yang eksplosif.
  3. Terdiri dari satuan-satuan gerakan yang dapat menjangkau seluruh sendi dan otot, serta dapat dirangkai menjadi gerakan yang kontinyu terus menerus tanpa henti. Adanya satuan gerakan merupakan faktor penting untuk dapat mengatur dosis dan intensitas olahraga kesehatan secara bertahap.
  4. Bebas stress, olahraga kesehatan bukan olah kompetitif yang dipertandingkan.
  5. Dilakukan 3-5 kali dalam satu minggu, minimal 2 kali dalam satu minggu.
  6. Mencapai intensitas antara 65-80% dari denyut nadi maksimal (DNM) sesuai dengan usia. Rumus menghitung DNM adalah 220-usia. Sebaiknya pelaku olahraga kesehatan mengetahui cara menetapkan DNM masing-masing, karena DNM adalah patokan untuk mengetahui dosis berolahraga kita.
Jika pelaku olahraga kesehatan menjadi sakit karena melakukan olahraga, maka bisa dipastikan bahwa dalam pelaksanaan olahraganya terjadi kesalahan. Melakukan olahraga kesehatan harus dilakukan secara bertahap dari mudah ke sukar, ringan ke berat, dari sulit ke rumit, karena tahapan tersebut merupakan prosedur keamanan dalam melakukan olahraga. 

Beda halnya dengan pelaku olahraga prestasi, ancaman sakit atau cedera sudah harus dipahami, karena dosis olahraganya akan ditentukan berdasarkan jenjang prestasi yang ingin diraih oleh pelakunya. Bahkan ancaman kematian pun bisa terjadi dalam olahraga prestasi akibat dosis olahraga jauh dari kemampuan yang biasa dimiliki untuk aktifitas sehari-hari.

Itulah postingan singkat dari saya mengenai ciri-ciri olahraga kesehatan. Supaya olahraga kesehatan memberikan efek positif pada tubuh kita, maka taati dosis individu masing-masing dengan menentukan intensitas kita berolahraga dan DNM sesuai tingkat usia.

Terima Kasih

Sumber : Giriwijoyo santosa. 2012. Ilmu Kesehatan Olahraga. PT. Remaja Rosda Karya. Bandung.