Website Olahraga

Inilah Manfaat Jogging Untuk Kesehatan dan Kebugaran Dengan Aturan FITT

Friday, August 21, 2015

Inilah Manfaat Jogging Untuk Kesehatan dan Kebugaran Dengan Aturan FITT

Jogging adalah lari yang bersifat non kompetitif dan memiliki manfaat untuk kesehatan dan kebugaran, dengan kecepatan di bawah 11 km per jam atau 5,5 menit per km. Jogging merupakan salah satu aktivitas aerobik, untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan dan kebugaran dari jantung, paru-paru, peredaran darah, otot tubuh, dan sendi pada tungkai. Jika dikombinasikan dengan gerakan kalestenik (seperti menyentuh jari kaki, memutar pinggang dan melambaikan lengan) akan membantu menguatkan otot dan sendi utama yang menunjang terhadap kegiatan sehari-hari. Jogging sangat idel untuk meningkatkan dan mempertahankan kesehatan dan kebugaran secara keseluruhan.

Jika dilakukan dengan benar dan konsisten, jogging merupakan salah satu bentuk latihan yang menyenangkan, enak, sederahana, aman dan bermanfaat untuk kalangan tua dan muda, pria dan wanita. Supaya nyaman dalam melakukan jogging, maka pilihlah sepatu yang memang memiliki sol agak tebal dan empuk. 

Rekomendasi Dosis Jogging Untuk Pemula dan Yang Tidak Bugar

Untuk pemula dan mereka yang tidak bugar, dianjurkan untuk melakukan aktivitas jogging dengan dosis ringan terlebih dahulu supaya tubuh bisa beradaptasi terlebih dahulu dengan beban yang tidak terlalu berat seperti jalan cepat selama 5 menit disusul dengan berjalan 5 menit kemudian jogging 10 menit, paling tidak dilakukan 4-12 minggu dengan jumlah pengulangan dalam 1 minggu sebanyak 3 kali. Sesuai dengan pengertian latihan fisik yaitu kegiatan fisik dengan aturan dan tata cara tertentu yang dilakukan secara sistematis, berulang-ulang, dengan peningkatan beban secara bertahap

Sudah pasti ketika kita melakukan jogging akan mengeluarkan keringat yang harus diantisipasi dengan minum air putih yang cukup supaya terhindar dari dehidrasi dan kram otot, bisa juga air putihnya ditambah dengan sedikit garam sebelum, pada saat dan sesudah melakukan jogging tersebut. Usahakan melakukan jogging pada cuaca yang tidak panas seperti pada pagi hari atau sore hari, dengan tujuan untuk menghindari keluar keringat berlebih akibat cuaca yang panas.

Jika pada saat melakukan jogging terjadi kram, segera lakukan istirahat dan lakukan fibration pada bagian otot yang kram dengan telapak tangan kemudian regangkan otot dengan perlahan sambil bernapas lambat dan dalam. Perlu diperhatikan jika terjadi kram pada otot betis jangan sampai ditarik langsung dengan menggerakan bagian telapak kaki ke atas karena dapat menyebabkan ruptura (robek otot) yang berdampak timbulnya rasa nyeri yang luar biasa dengan jangka waktu yang lama. Menjauhi kebiasaan yang tidak sehat, seperti merokok dapat meningkatkan manfaat dari jogging yang dilakukan. 

Kebutuhan energi untuk jogging tiap individu berbeda antara 500-1000 kilokalori per jam tergantung pada kecepatan jogging, track yang dipilih, ukuran tubuh, umur, jenis kelamin dan respon metabolik dari pelaku jogging tersebut. Pada orang yang mengalami obesitas, jogging dan latihan lainnya tidak akan otomatis membakar lemaknya secara drastis tanpa diimbangi dengan diet yang benar.

Manfaat Utama Jogging Untuk Kesehatan dan Kebugaran

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jogging merupakan salah satu aktifitas aerobik yang membutuhkan suplai oksigen terus menerus untuk memecah cadangan energi yaitu lemak menjadi energi untuk keberlangsungan jogging tersebut. 
  1. Mengkonversi lemak menjadi energi untuk dipakai jogging, sehingga kadar lemak dalam tubuh menurun dan tentunya harus diimbangi dengan diet yang benar.
  2. Meningkatkan kemampuan paru-paru menampung oksigen lebih banyak, dengan oksigen yang banyak ke dalam tubuh maka pemecahan bahan baku energi dari lemak akan terus menerus sehingga tubuh tidak akan mengalami kehabisan energi dengan cepat.
  3. Dengan meningkatnya daya tampung oksigen di paru-paru, maka segala macam proses dalam tubuh sampai ke tingkat sel akan terus berlangsung.
  4. Kebugaran akan meningkat jika jogging kita diiringi dengan pola hidup sehat.
  5. Sistem kekebalan tubuh meningkat, karena sudah terjadi efek positif latihan fisik pada tubuh jika orang tersebut sudah teratur dan terjadwal melakukan jogging.
Sebagian pelaku jogging yang sudah terbiasa, ketika terserang gejala sakit seperti flu biasanya akan sembuh dengan melakukan jogging dengan dosis rendah. Tapi bagi yang belum terbiasa jogging, ketika terkena serangan atau gejala penyakit jangan sampai melakukan jogging karena sejatinya bahwa olahraga bukan tindakan pengobatan (kuratif) melainkan tindakan pencegahan (preventif). 

Rekomendasi Jogging Berdasarkan Aturan FITT

Lakukan jogging atau jogging-jalan sesuai dengan kebutuhan, kemampuan dan sesuai dengan rekomendasi aturan FITT berikut ini:

F=Frekuensi : 3-5 Kali Seminggu
I=Intensitas : 60%-70% dari DNM => Baca Juga => Cara Menentukan Intensitas Latihan Atlet dan Non-Atlet. Indikasi tercapainya intensitas latihan 60%-70% adalah sampai berkeringat dan bernapas dalam tanpa menimbulkan masalah-masalah medis seperti pusing, nyeri dada, sesak napas atau cedera.
T=Tipe : Kombinasi dari jogging atau jogging jalan, latihan kalistenik dan kelenturan.
T=Time : 15-60 menit jogging atau jogging-jalan secara terus menerus.

Itulah manfaat dari jogging untuk kesehatan dan kebugaran dengan aturan FITT, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian dan menambah pengetahuan mengenai keilmuan olahraga.
Terima Kasih.

Referensi : Ilmu Kedokteran Olahraga. Dr. C.K. Giam dan Dr. K.C. Teh. 1993

2 komentar

Saya udah lama nggak joging, olah raga aja jarang mas....tubuh sekarang lebih kakau dan mudah pegal2.....

Makasih udah dicerahkan tentang joging

Reply

sip gan,,mulai olahraga lagi supaya badan bugar

Reply