Website Olahraga

Olahraga Kesehatan

Tuesday, August 04, 2015

Olahraga Kesehatan

Olahraga Kesehatan Adalah Olahraga yang Gerakannya Bisa Dilakukan Oleh Semua Masyarakat Tanpa Adanya Pembelajaran Khusus Terlebih Dahulu.

Salam sobat HIIT. Olahraga kesehatan merupakan olahraga yang bertujuan untuk menjaga atau memelihara dan meningkatkan derajat sehat dinamis, sehingga orang bukan hanya sehat ketika tidak ada aktifitas (sehat statis) tetapi juga sehat memiliki kemampuan gerak yang mendukung terhadap kerja yang dilakukan sehari-hari. Olahraga kesehatan berbeda dengan olahraga prestasi yang menuntut kemampuan maksimal dari tiap organ tubuh kita. Olahraga kesehatan melatih dan memelihara organ tubuh untuk dapat berfungsi secara normal dalam keadaan bergerak (sehat dinamis), dengan begitu maka organ tubuh akan normal dalam keadaan istirahat (sehat statis). Jadi bisa dikatakan bahwa orang yang memiliki sehat dinamis sudah pasti memiliki sehat statis, tapi belum tentu orang yang memiliki sehat statis memiliki sehat dinamis.

Olahraga kesehatan seharusnya dijadikan materi inti untuk pembinaan kualitas sumber daya manusia melalui aktifitas fisik. Dibutuhkan kreatifitas yang tinggi untuk membuat berbagai macam bentuk aktifitas fisik dengan tujuan untuk menghindarkan kebosanan dalam melakukan olahraga kesehatan, tapi aturannya tetap mengacu pada koridor olahraga kesehatan, mulai dari intensitas, lama melakukan, frekuensi, mudah gerakannya, suasana meriah, murah tanpa adanya peralatan khusus yang menguras biaya, dan bebas dari tekanan secara fisik atau mental.

Konsep Olahraga Kesehatan

Olahraga KesehatanSeperti yang sudah disinggung pada paragraf di atas mengenai koridor melakukan olahraga kesehatan, lebih jelasnya kita coba pahami mengenai konsep melakukan olahraga kesehatan. Sebetulnya konsepnya sederhana sesuai tulisan Prof. H.Y.S. Santosa Giriwijoyo dalam bukunya yang berjudul ilmu kesehatan olahraga mengenai konsep olahraga kesehatan, diantaranya adalah padat gerak, bebas stres, singkat (cukup 10-30 menit tanpa henti), adekuat, massal, mudah, murah, meriah dan fisiologis (bermanfaat dan aman). 

Dalam konsep olahraga kesehatan selain dari aspek fisik, di dalamnya ada aspek sosial yaitu masal. Artinya bahwa olahraga kesehatan dilakukan dengan banyak orang secara bersama-sama yang bermanfaat sebagai ajang silaturahmi, menurunkan stres menjalani hidup yang berdampak pada keimanan kita, dan menjalin komunikasi sosial. Sesuai dengan konsep olahraga kesehatan maka tujuan membentuk manusia sehat seutuhnya menurut WHO bisa tercapai karena dalam konsep olahraga kesehatan terdapat 3 aspek sehat yaitu sehat jasmani, rohani dan sosial.

Adekuat artinya bahwa aktifitas fisik dalam olahraga kesehatan masih bisa diikuti oleh individu mulai dari awal sampai selesai atau bisa dikatakan cukup untuk individu tersebut. Menurut Prof H.Y.S Santosa Giriwijoyo, cukup dalam waktu (10-30 menit tanpa henti) dan intensitasnya. Intensitas bisa dikatakan sebagai dosis atau berat ringannya suatu aktifitas, indikatornya adalah cepat tidaknya muncul kelelahan. Menurut Cooper 1994, intensitas olahraga kesehatan yang cukup yaitu apabila denyut nadi latihan mencapai 65%-80% dari DNM (denyut nadi maksimal yang dihitung menggunakan rumus 220-usia) sesuai usia.

Coba baca artikel mengenai DNM ini di postingan DNM dan Zona Latihan VS Latihan Sampai Muntah

Sehat dinamis bisa didapat jika ada kemauan untuk menggerakan tubuh kita sendiri, khususnya melalui olahraga kesehatan. Analoginya seperti ini, siapa yang minum, dialah yang tidak haus! siapa yang makan, dialah yang kenyang, siapa yang berolahraga, dialah yang sehat. Jadi tergantung diri kita sendiri sebetulnya, mau sehat statis saja atau sehat dinamis?.

Bentuk olahraga yang sesuai dan memenuhi kriteria olahraga kesehatan diantaranya adalah, senam aerobik, gerak jalan santai dan lain-lain. Intinya bahwa olahraga tersebut bisa dilaksanakan secara masal, disamping itu ada juga jalan cepat dan jogging yang bisa dikatakan sebagai olahraga kesehatan.

Bagi senam aerobik yang memang banyak digemari dan dilakukan oleh masyarakat karena gerakan-gerakannya menjangkau seluruh bagian tubuh kita termasuk sendi dan otot kita bahkan jantung kita juga ikut merespon. Selain itu, senam aerobik juga juga merangsang otak untuk berpikir, karena masyarakat yang melakukan gerakan dalam senam aerobik harus memperhatikan dan langsung meniru gerakan yang dilakukan oleh instruktur yang berubah tanpa pola gerakan yang tetap sehingga gerakannya tidak bisa dihafal oleh masyarakat. Jika pola gerakannya sudah dihafalkan oleh masyarakat yang mengikuti senam aerobik maka rangsangan pada otak untuk berpikir menjadi berkurang. Oleh karena itu, biasanya senam aerobik tidak memiliki pola gerakan yang tetap tiap sesinya. Dalam segi rangsangannya lebih baik pola gerakannya tidak tetap dibandingkan dengan pola gerakan yang tetap karena pola gerakan tidak tetap akan meningkatkan proses berpikir dan akan meningkatkan kecerdasan. Bagi para lansia akan mencegah atau mengurangi terjadinya kepikunan.

Itulah sekilas mengenai olahraga kesehatan yang memang banyak sekali manfaatnya. Olahraga harus dilakukan dengan benar sesuai aturan yang berlaku supaya para pelakunya bisa merasakan manfaat dari melakukan olahraga. Mari kita tingkatkan derajat sehat dinamis kita supaya kita bisa lebih sehat secara statis dan meningkatkan produktifitas kita dalam bekerja sehari-hari. Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

Sumber :
Giriwijoyo santosa. 2012. Ilmu Kesehatan Olahraga. PT. Remaja Rosda Karya. Bandung.