Website Olahraga

3 Alasan Untuk Memasukkan Latihan Kardio Dalam Program Latihan Beban

Monday, September 21, 2015

3 Alasan Untuk Memasukkan Latihan Kardio Dalam Program Latihan Beban

Salam sobat HIIT. Setelah beberapa lama tidak update postingan, kali ini saya akan bahas mengenai 3 Alasan Untuk Memasukan Latihan Kardio Dalam Program Latihan Beban. Latihan beban memang bukan ditujukan untuk meningkatkan kualitas kardio kita, akan tetapi ditujukan untuk meningkatkan massa otot. Banyak dari kita yang beranggapan bahwa lebih baik melatih otot karena langsung terlihat hasilnya dengan terbentuknya otot yang lebih bagus dibandingkan dengan latihan kardio. Latihan kardio adalah latihan untuk meningkatkan kualitas jantung.

Di dalam dunia fitness biasanya ada anggapan bahwa latihan kardio akan menyusutkan otot yang sudah kita bangun, sehingga orang yang melakukan latihan beban di tempat fitness tidak melakukan latihan kardio padahal sangat penting sekali. Yang jadi permasalahan adalah tipe latihan kardio seperti apa yang cocok untuk dimasukkan ke dalam program latihan kita?. Contoh beberapa aktivitas kardio yang bisa dimasukkan ke dalam program latihan beban kita adalah dengan metode HIIT (High Intensity Interval Training) yang bisa dibaca pada postingan di bawah ini:

3 Alasan Untuk Memasukkan Latihan Kardio Dalam Program Latihan Beban

Latihan kardio memang kurang efektif untuk meningkatkan massa otot, tapi jika dipadukan dengan latihan beban maka akan mendapatkan hasil yang maksimal. Indikator orang bisa bekerja dalam waktu yang lama adalah ketersediaan suplay energi yang terus menerus pada otot kita. Hal tersebut bisa dilakukan jika bahan baku untuk pembentukan energi mengalir dengan lancar pada otot dan hati kita sebagai tempat produksi energi. Jadi jelas bahwa latihan kardio dapat mendukung terhadap keberlangsungan latihan beban kita supaya lebih maksimal dalam pembentukan energi.
  1. Kerja Jantung yang Efisien adalah Jantung yang kuat

    Jika kita melakukan latihan beban dengan model sirkuit, crossfit atau HIIT (High Intensity Interval Training), latihan tersebut merupakan model baru dari latihan "kardio" yang sebelumnya hanya dicontohkan dengan olahraga dalam jangka waktu lama, intensitas rendah dan tidak berubah-ubah seperti jogging yang lama, jalan kaki yang lama dll.
    Baca Juga -> Latihan Crossfit
    Pada masa sekarang latihan dengan metode HIIT sangat digandrungi oleh para pelaku olahraga terutama di benua Eropa dan Amerika, karena lebih cepat mendapatkan hasil yang maksimal dari segi pembakaran kalori yang lebih banyak dan meningkatkan kualitas kerja jantung dengan aktifitas yang tidak berlangsung lama.
    3 Alasan Untuk Memasukkan Latihan Kardio Dalam Program Latihan Beban
    Untuk meningkatkan stroke volume, ventrikel kiri harus dikembangkan lebih besar supaya memungkinkan lebih banyak darah yang masuk dan kemudian dipompa keluar. Latihan kardio seperti berjalan dalam jangka waktu lama dan latihan naik tangga dapat membantu peningkatan stroke volume dan pembesaran ventrikel kiri.
    Salah satu bentuk adaptasi dari latihan aerobik adalah peningkatan stroke volume yang didefinisikan sebagai jumlah darah yang keluar dari ventrikel kiri dalam satu kali denyutan. Jadi jika jantung kita bisa mengeluarkan stroke volume lebih banyak dengan aktivitas yang sedikit maka banyak sekali keuntungan yang didapat yaitu efisien kerja jantung untuk memperoleh volume darah yang lebih besar. Hal tersebut bisa didapat dengan latihan kardio terutama aktivitas yang lama dengan intensitas rendah dan konstan karena aktivitas tersebut masuk ke zona aerobik murni.
  2. Latihan Kardio Membuat Pembuluh Darah Menjadi Lebih Baik

    Fungsi jantung yang tinggi dibantu oleh kualitas jaringan pembuluh darah kapiler yang baik untuk proses aliran darah yang maksimal. Melakukan latihan kardio akan menambah pembuluh darah kapiler pada jaringan otot daripada hanya latihan beban. Dengan banyaknya pembuluh darah kapiler maka tubuh kita akan memiliki dua keuntungan :
    a. Jaringan otot meningkat kapasitasnya untuk melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi, karena otot yang sedang bekerja bisa menerima lebih banyak nutrisi dan oksigen sehingga pembentukan energi bisa lebih cepat dibentuk untuk langsung digunakan.
    b, Jaringan otot kita akan cepat pemulihannya setelah melakukan olahraga, karena akan lebih cepat pembuangan hampas otot dan sisa metabolisme.
  3. Latihan Kardio Membantu Keseluruhan Aktivitas Kerja Kita

    Jika kita bandingkan orang yang melakukan latihan beban dengan maksimal 8 kali angkatan beban dengan orang yang melakukan latihan beban dengan maksimal 6 kali angkatan beban, maka orang yang mampu mengangkat beban maksimal 8 kali angkatan memiliki kapasitas kerja lebih besar dan akan membantunya untuk melakukan lebih banyak lagi angkatan beban. Kunci yang dibahas disini adalah kapasitas kerja atau kemampuan melakukan kerja dalam jangka waktu tertentu.
Nah itulah 3 Alasan Untuk Memasukkan Latihan Kardio Dalam Program Latihan Beban, semoga bisa diterapkan bagi para pembaca yang sedang rajin-rajinnya melakukan latihan beban di tempat fitness atau gym. Jadi jangan takut lagi massa ototnya akan hilang jika latihan beban yang dilakukan ditambah dengan latihan kardio.