Website Olahraga

Gerak Refleks Dalam Cabang Olahraga Bulu Tangkis

Saturday, November 28, 2015

Gerak Refleks Dalam Cabang Olahraga Bulu Tangkis

ANALISA GERAK REFLEK DALAM PERMAINAN BULU TANGKIS

Apa sih yang membuat para atlit bulu tangkis bisa cepat mengembalikan shuttlecock  dalam intensitas yang tinggi? Jadi Begini, hal yang bisa membuat kita dapat bergerak menyambut dengan cepat datangnya dengan tiba-tiba adalah sistem kerja refleks yang optimal, rangsangan yang terlatih, pelatihan gerakan-gerakan antisipasi dengan berulang-ulang. Mereka (para atlit) dapat melakukan pola permainan yang cepat,disebabkan karena mereka sudah terlatih gerkannya secara berulang yang menjadi sudah terkuasainya bagaimana cara mengantisipasi yang sudah tergambar dalam otak/syaraf pusat.

Saya mengambil contoh satu pukulan dalam bulu tangkis yaitu pukulan clear (lob).  pukulan ini dalam permainan bulutangkis sering kita gunakan. Sebelum membahasnya saya akan menjelaskan pengertianya pukulan clear ini yakni pukulan dari posisi belakang lapangan menuju posisi belakang lapangan lawan dengan kok masih berda di atas kepala lawan meskipun lawan sudah berdiri di posisi belakang lapangan, kok akan jatuh di posisi belakang lapangan lawan tidak jauh dari garis paling belakang. Bagi pemula pukulan ini hampir
tidak pernah berhasil dilakukan, kebanyakan pemula hanya mampu memukul dari belakang lapangan lawan saja dan apabila anda sudah berhadapan dengan lawan yang sudah mahir, maka siap-siap anda akan di smash dengan kencang.

Biasanya masyarakat indonesia menyebut pukulan ini dengan istilah Lob yang artinya memukul tinggi-tinggi. Dengan pengalaman saya, Pukulan Clear ini bisa di katakan wajib di latih terus menerus dilatih terus menerus oleh pemula, karena apabila anda tidak pernah berhasil melakukan pukulan ini, maka anda tidak bisa menikmati permainan badminton karena setelah itu anda akan di patahkan terus dengan pukulan smash oleh lawan bermain.

Contoh Gerakan Pukulan Clear

Tentu saja tidak hanya dengan asal pukul saja, melakukan semua gerakan pukulan  juga harus di barengi dengan kecepatan pergerakan kita. Apabila pergerakan kita lambat percuma saja, kerana perpindahan kok yang cepat dan sering kali jauh yang membuat kita kedodoran mengejarnya, mengakibatkan sebelum kita memukulnya kok pun sudah jatuh ke lantai atau menjadi susah di pukul dikarenakan kok sudah ada di belakang badan. Agar menghasilkan kecepatan dan ketepatan yang efisien di butuhkan rangsangan dan gerak refleks. Rangsangan dan gerak refleks ini sangat sangat berpengaruh besar bagi para atlit melakukan atau mengembangkan taktik dan tekniknya.
Dalam permainan bulutangkis, proses rangsangan yang terjadi termasuk kedalam rangsangan cahaya di mulai pada saat kok sudah di pukul oleh lawan dan berbalik arah ke kita, lalu mata merekam pergerakan lawan (rangsanga cahaya) dan mengira kemana kok akan di tuju, Selanjutnya di tangkap oleh Indra (reseptor). Adanya reseptor, memungkinkan rangsangan dihantarkan menuju sistem saraf pusat. Di dalam saraf pusat, rangsangan akan diolah untuk dikirim kembali menuju efektor, seperti otot dan tulang oleh suatu sel saraf sehingga terjadi tanggapan (respons) pada saat itulah pukulan cepat/antisipasi dapat dilakukan.
Oleh : Muhammad Ikhsan Fadilah
Mahasiswa PJKR Universitas Siliwangi Angkatan 2015 Kelas C