Website Olahraga

Karbohidrat Sumber Energi Paling Utama Tubuh Saat Latihan Fisik

Saturday, December 19, 2015

Karbohidrat Sumber Energi Paling Utama Tubuh Saat Latihan Fisik

Selamat datang di artikel saya tedy cahyadi.., terimakasih atas kunjungannya semoga artikel ini sedikitnya bisa membantu anda semua dalam menambah ilmu pengetahuan terutama dalam bidang sains,OK..langsung saja pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan materi berkenaan dengan metabolisme energi pada cabang olahraga,kali ini saya mengangkat judul....“Karbohidrat Menjadi Sumber Energi Paling Utama Dalam Tubuh Saat Latihan Fisik” sebelum menuju penjelasan berikutnya, kita harus tahu terlebih dahulu apa arti dari metabolisme itu sendiri....

What Is The Meaning Metabolisme..???

Metabolisme merupakan suatu reaksi kimia yang terjadi didalam suatu organisme dan sel. Dalam proses metabolisme,berlangsung proses reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu untuk diserap oleh sel tubuh (anabolisme) dan proses penguraian molekul organik kompleks untuk mendapatkan energi (katabolisme). setiap tahapan-tahapan, proses metabolisme melibatkan enzim,dan juga proses metabolisme ini tentunya sangatlah penting bagi makhluk hidup Pada umumnya.
alur metabolisme energi karbohidrat

Apakah Kita Membutukan Energi??? tentu saja, Dimana Dan Bagaimana Kita Bisa Mendapatkan Energi..?? Penasaran...,yo simak penjelasan yang satu ini...

Kebutuhan energi bisa kita peroleh melalui sumber-sumber energi yang tersimpan didalam tubuh,misalnya melalui pembakaran karbohidrat,pembakaran lemak,dan kontribusi dari pemecahan protein,akan tetapi protein yang ada dalam tubuh kita tidak akan dipakai terlebih dahulu sebelum karbohidrat dan lemak tidak mampu lagi untuk menghasilkan energi.Salah satu contoh sumber energi,yaitu glikogen,yang merupakan simpanan karbohidrat berbentuk glukosa,yang fungsinya selain sebagai sumber energi dalam kerja otot,juga sebagai sumber energi bagi sistem pusat syaraf dan otak.Didalam tubuh,jaringan otot dan hati digunakan untuk menyimpan glikogen,pada jaringan otot glikogen memberikan kontribusi sekitar 1% dari total massa otot,sedangkan pada hati sekitar 8-10% dari total massa hati.

Pembakaran protein sebagai sumber energi juga akan memperbesar resiko terjadinya dehidrasi akibat dari adanya produk samping berupa nitroen yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh melalui urine.Oleh karena itu,untuk mencegah pemakaian protein secara berlebihan sebagai sumber energi pada saat kita berolahraga terutama latihan fisik,seorang olahragawan atau atlet diharapkan untuk mengkonsumsi karbohidrat yang cukup agar dapat meningkatkan simpanan glikogen dan juga dapat menjaga level darah dalam tubuh.

Semua Tentangmu Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sebuah nutrisi yang menjadi sumber energi yang tidak hanya berfungsi untuk mendukung aktifitas fisik seperti berolahraga,namun karbohidrat juga merupakan sumber energi utama bagi sistem syaraf terutama bagian otak. Total karbohidrat yang dapat tersimpan didalam tubuh orang dewasa kurang lebih sebesar 500gr atau mampu menghasilkan energi sebesar 2000kkal. Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah besar akan memiliki simpanan glikogen yang relatif besar pula,jika simpangan glikogen rendah maka dalam menjalankan aktifitas fisiknyapun akan cepat merasa lelah sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan intensitas.

Perlu kita ketahui bahwasannya glikogen yang terdapat didalam otot hanya dapat digunakan untuk keperluan energi dalam otot itu saja dan tidak dapat dikembalikan kedalam aliran darah dalam bentuk glukosa, apabila terdapat bagian tubuh lain yang membutuhkannya. Walaupun jumlah karbohidrat yang dapat tersimpan sebagai glikogen ini memiliki keterbatasan, namun kapasitas penyimpanannya terutama kapasitas penyimpanan glikogen otot dapat ditingkatkan,yaitu dengan cara mengurangi konsumsi lemak dan memperbanyak konsumsi bahan pangan yang kaya akan karbohidrat seperti roti, kentang, jagung, singkong atau yang lainnya.

Karbohidrat glukosa merupakan karbohidrat terpenting dalam kaitannya dengan penyediaan energi dalam tubuh, hal ini disebabkan karena semua jenis karbohidrat baik monosakarida,disakarida maupun polisakarida yang dikonsumsi manusia akan terkonversi menjadi glukosa didalam hati.

Proses Metabolisme Pembakaran Karbohidrat Menjadi Energi

Tahap awal metabolisme konversi glukosa menjadi energi didalam tubuh akan berlangsung secara anaerob melalui proses yang dinamakan glikolisis. Proses ini berlangsung dengan menggunakan bantuan 10 jenis enzim yang berfungsi sebagai katalis didalam sitoplashma.Inti dari keseluruhan proses glikolisis adalah untuk mengonversi glukosa menjadi produk akhir berupa piruvat.Pada proses glikolisis, 1 molekul glukosa yang memiliki 6 atom karbon pada rantainya akan terpecah menjadi produk akhir berupa 2 molekul piruvat yang memiliki 3 atom karbon.Selain akan menghasilkan produk akhir berupa molekul piruvat,proses glikolisis ini juga menghasilkan molekul ATP serta molekul NADH.Molekul ATP yang terbentuk ini kemudian akan diekstrak oleh sel-sel tubuh sebagai komponen dasar sumber energi.Melalui proses glikolisis ini 4 buah molekul ATP dan 2 buah molekul NADH akan dihasilkan serta pada awal tahapan prosesnya akan mengonsumsi 2 buah molekul ATP sehingga total 8 buah ATP akan terbentuk.

Proses produksi energi didalam tubuh dapat berjalan melalui dua proses metabolisme,yakni metabolisme aerob dan anaerob.Metabolisme aerob dalam proses pembakarannya melibatkan O2 yang diperoleh dari proses pernafasan, sedangkan metabolisme anaerob tanpa melibatkan O2. Metabolisme energi secara aerob dapat menyediakan energi yang cukup banyak sehingga aktifitas tubuh bisa bertahan lama,sedangkan metabolisme anaerob hanya bisa bertahan 5-10 detik saja walaupun produksi energinya berlangsung cepat.
proses glikolisis aerobik dan anaerobik
Secara keseluruhan proses metabolisme glukosa akan menghasilkan produk samping berupa karbondioksida (CO),dan air (H2O). Karbondioksida dihasilkan dari siklus asam sitrat, sedangkan air dihasilkan dari proses rantai transport elektron.Melalui proses metabolisme,energi kemudian akan dihasilkan dalam bentuk ATP dan kalor panas. Terbentuknya ATP dan kalor panas inilah yang merupakan inti dari proses metabolisme energi melalui proses glikolisis, siklus asam sitrat dan proses rantai transport elektron. Dalam proses metabolisme secara aerobik ATP yang akan terbentuk,yaitu sebanyak 36 buah sedangkan secara anaerob hanya menghasilkan 2 ATP, ikatan yang terdapat dalam molekul ATP ini akan mampu untuk menghasilkan energi sebesar 7,3 kilokalor permolnya.
OLEH : Tedy Cahyadi
Mahasiswa PJKR Universitas Siliwangi 2015 Kelas D