Website Olahraga

Sistematika Pembelajaran Penjas Materi Senam Lantai Berguling Di Atas Peti (Roll Box)

Thursday, January 28, 2016

Sistematika Pembelajaran Penjas Materi Senam Lantai Berguling Di Atas Peti (Roll Box)

"Tahap pelaksanaan pembelajaran dilakukan dimulai dari yang mudah ke yang sukar, dari yang sederhana ke yang kompleks, dari jarak yang dekat ke yang jauh, dan dari tingkat kesulitan yang rendah ke yang tinggi". Depdiknas (2005: 10)

Sistematika pembelajaran senam berguling di atas peti (roll box)
  • Pendahuluan yang terdiri dari: Stretching (peregangan) aktif posisi berdiri, latihan berlari keliling disertai gerakan meloncati siswa yang sedang merangkak, latihan berlari keliling disertai gerakan meloncati dengan kaki kangkang, siswa yang membongkok, latihan berguling ke depan di atas matras, dan latihan guling ke depan di atas matras di awali dengan loncatan,
  • Latihan inti, terdiri dari: latihan meletakkan kedua tangan sebagai penumpu di atas peti, latihan mengangkat pantat setinggi-tingginya dengan kedua ujung kaki lurus terjuntai ke bawah dengan ujung jari kaki dekat pada bagian sisi belakang peti (box), latihan berdiri di atas peti (box) dengan awalan mengangkat pantat setinggi-tingginya diakhiri dengan berdiri di atas peti (box), dan rangkaian gerakan berguling di atas peti (roll box),
  • Penutup, terdiri dari: evaluasi pembelajaran berguling di atas peti yang telah dilakukan, stretching pasif berpasangan.

Pada latihan pendahuluan terdiri dari:
  • Stretching aktif posisi berdiri,
  • Latihan berlari keliling disertai gerakan meloncati siswa yang sedang merangkak,
  • Latihan berlari keliling disertai gerakan meloncati dengan kaki kanggkang, siswa yang membongkok,
  • Latihan berguling ke depan di atas matras, dan 
  • Latihan guling ke depan di atas matras di awali dengan loncatan. Soekarno (1986: 113) menjelaskan sifat pendahuluan adalah:
    1. Bentuk latihan/gerakan yang beraneka ragam, 
    2. Mengena pada seluruh tubuh, 
    3. Bentuk latihan/gerakan sederhana,
    4. Mengutamakan bentuk latihan/gerakan kelemasan, peregangan, kelepasan, dan merangsang.
Pada latihan inti terdiri dari:
  • Latihan meletakkan kedua tangan sebagai penumpu di atas peti,
  • Latihan mengangkat pantat setinggi-tingginya dengan kedua ujung kaki lurus terjuntai ke bawah dengan ujung jari kaki dekat pada bagian sisi belakang peti (box),
  • Latihan berdiri di atas peti (box) dengan awalan mengangkat pantat setinggi-tingginya diakhiri dengan berdiri di atas peti (box),
  • Guling ke depan di atas peti, dan 
  • Rangkaian gerakan berguling di atas peti (roll box).
Rangkaian Gerak Senam Lantai Berguling Di Atas Peti (Roll Box)
Pada latihan mengangkat pantat setinggi-tingginya bertujuan untuk memindahkan titik berat ke tangan, semakin tinggi angkatan pantat maka kestabilan akan berkurang sehingga dapat jatuh ke depan. Menurut Mahendra (2001:71) ” jika titik berat tubuh berada dalam wilayah dasar tumpuan, maka keseimbangan semakin besar dan sebaliknya jika titik berat tubuh berada di luar dari wilayah dasar tumpuan, maka keseimbangan akan hilang atau tidak seimbang. Sedangkan gerakan berdiri di atas peti merupakan lanjutan dari gerakan mengangkat pantat, dengan tujuan agar siswa tidak takut dan terjadi otomatisasi gerakan. 

Menurut Syarifudin (1997: 4) "pengulangan gerakan dan umpan balik akan menjadi dasar dari terciptanya otomatisasi gerakan. Otomatisasi gerak dicirikan dengan makin sempurnanya koordinasi gerak yang dapat dilakukan seseorang, penggunaan energi makin effisien dan efektif". Setelah siswa berdiri diatas box, kemudian dilanjutkan dengan melakukan guling ke depan. Menurut Soekarno (1986: 130) "gerakan guling ke depan adalah berguling ke depan atas bagian belakang badan (tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul bagian belakang)".

Pada latihan penutup terdiri dari:
  • Stretching berpasangan, untuk meregangkan otot-otot yang telah digunakan. Menurut Soekarno (1986:34) stretching dapat membawa temperatur badan kembali kepada temperatur badan yang semula (normal), 
  • Evaluasi, tahap ini adalah mengevaluasi apa yang telah dipelajari yaitu gerakan awalan, saat menumpu, cara mengangkat pantat, saat berguling ke depan di atas peti, dan saat mendarat.
Sekian postingan mengenai Sistematika Pembelajaran Penjas Materi Senam Lantai Berguling Di Atas Peti (Roll Box). Semoga bisa bermanfaat bagi para guru penjas khususnya, umumnya bagi para pembaca sekalian. Terima Kasih

Referensi
Departemen Pendidikan Nasional. 2005. Kurikulum Berbasis Kompetensi : Pendidikan Jasmani. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Mahendra, Agus. 2001. Pembelajaran Senam: Pendekatan Pola Gerak Dominan Untuk Siswa SLTP. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Soekarno, Wuryati. 1986. Teori dan Praktek Senam Dasar. Yogyakarta: PT Intan Pariwara.

Syarifudin. 1997. Pokok-pokok Pengembangan Program Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.