Website Olahraga

Menangkal Radikal Bebas Dengan Buah Apel Sebagai Anti-Oksidan Yang Kuat

Wednesday, February 17, 2016

Menangkal Radikal Bebas Dengan Buah Apel Sebagai Anti-Oksidan Yang Kuat

Salam para pembaca sekalian. Menangkal Radikal Bebas Dengan Buah Apel merupakan judul postingan kali ini. Semua pembaca mungkin sudah mengetahui bagaimana bentuk dan rupa dari buah apel ini, bahkan ada yang sudah terbiasa mengkonsumsinya. Sebagai anti-oksidan, buah Apel ternyata memiliki manfaat yang sangat banyak sekali dan sangat membantu untuk menangkal radikal bebas yang diproduksi oleh tubuh setelah membakar kalori menjadi energi untuk aktivitas kita sehari-hari.
An Apple a Day Keeps The Doctor Away
- Peribahasa Inggris
Ada peribahasa inggri mengatakan yang berkaitan dengan buah apel yaitu : an apple a day keeps the doctor away yang berarti bahwa "Makan satu buah apel sehari akan menjauhkan kita dari dokter (penyakit)". Berdasar pada beberapa penelitian mengenai buah apel, beberapa manfaat dari buah apel adalah dapat membantu mengurangi kadar kolesterol tubuh, mencegah kanker, mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah), membantu mencegah diabetes melitus (kencing manis), dan manfaat lainnya.

Mengkonsumsi buah apel satu buah dalam satu hari sangat disarankan bagi para pekerja kantoran dan wiraswasta yang sebagian besar aktivitas sehari-harinya bergelut dengan tingkatan stres yang tinggi akibat pekerjaan dan pola hidup yang kurang sehat.

Kandungan Nutrisi dalam Buah Apel
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai bagaimana buah apel bisa menangkal radikal bebas pada tubuh kita, ada baiknya kita ketahui dahulu kandungan nutrisi yang ada dalam buah apel. Dari data penelitian yang didapat dari laporan penelitian Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation, mengenai "Apples, Their Antioxidants and Benefits to Human Health", kandungan nutrisi yang terdapat dalam buah apel dibagi menjadi 3 bagian yaitu makronutrien, vitamin dan mineral. 
buah apel sebagai antioksidan
Selain 3 zat tersebut, apel juga mengandung beberapa komponen senyawa baik lainnya seperti polifenol dan asam tartar yang memiliki sifat anti oksidan. Untuk makronutrien (zat gizi makro) dinilai dari tiga elem penting yaitu protein, lemak, karbohidrat ditambah dengan elemn lain seperti serat, gula dan air.

Kandungan makronutrisi buah apel (per 100 g)
Protein : 0,26 g
Lemak : 0,17 g
Karbohidrat : 13,81 g
Serat : 2,4 g
Gula : 10,39 g
Air : 85,56 g
Total Energi : 218 kJ (52 kkal)

Kandungan Vitamin dalam Buah Apel (per 100 g)
Vitamin A : 54 IU
Vitamin B1 (tiamin) : 0,017 mg
Vitamin B2 (riboflavin) : 0,026 mg
Vitamin B3 (niasin) : 0,091 mg
Vitamin B5 (asam pantotenat) : 0,061 mg
Vitamin B6 (piridoksin) : 0,041 mg
Vitamin B9 (folat) : 3 mg
Vitamin C : 4,6 mg
Vitamin E : 0,18 mg
Vitamin K : 2,2 mg

Yang harus diperhatikan mengenai vitamin, meskipun semua vitamin memiliki efek yang baik bagi tubuh, tetapi tetap ada batasan maksimal konsumsi yang biasa ditentukan lewat Anjuran Kebutuhan Sehari/AKS (Recomended Daily Allowance/RDA). Sebaiknya jangan mengonsumsi vitamin melebihi anjuran yang telah ditentukan tersebut karena vitamin pun akan memiliki efek yang kurang baik bagi tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan.

Kandungan Mineral dalam Buah Apel (per 100 g)
Kalsium : 6 mg
Zat Besi : 0,12 mg
Magnesium : 5 mg
Fosfor : 11 mg
Seng : 0,04 mg
Natrium : 1 mg
Kalium : 107 mg

Zat Anti-Oksidan Penangkal Radikal Bebas Dalam Buah Apel
Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, dalam buah apel terdapat juga zat lainnya yaitu polifenol dan asam tartar. Polifenol merupakan anti-oksidan kuat yang dapat melawan efek buruk dari radikal bebas dalam tubuh. Sedangkan asam tartar memiliki efek menguntungkan bagi tubuh sebagai berikut :
  • Menjaga tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas
  • Antibakterial
  • Antitumor
  • Meningkatkan penyerapan saluran pencernaan
  • Menurunkan kadar gula dalam darah
  • Memiliki fungsi kardioprotektif (yang artinya mempunyai efek menjaga fungsi jantung agar lebih baik).
Radikal bebas merupakan molekul yang sangat reaktif sebagai akibat dari kerja sel dalam tubuh. Kebutuhan manusia untuk bernapas dan memproduksi energi sepanjang waktu supaya tetap hidup berdampak pada munculnya radikal bebas dalam tubuh kita. Radikal bebas yang menjadi masalah adalah jumlahnya yang memang sudah melampaui batas. 

Radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh menyebabkan efek buruk karena dapat memicu beberapa hal berikut ini :
  • Kepikunan (demensia)
  • Kanker
  • Gangguan kardiovaskular (gangguan jantung)
  • Diabetes Melitus (kencing manis)
  • Gangguan pencernaan
  • Penuaan dini (aging)
  • Asma
  • Gangguan ginjal
  • dll
Kaitan antara buah apel dengan radikal bebas adalah karena apel mengandung polifenol serta vitamin C dan E yang bersifat anti-oksidan kuat serta berguna untuk melawan radikal bebas yang ada di dalam tubuh. Tingkat stress yang tinggi akibat pekerjaan perlu diimbangi dengan mengkonsumsi satu buah apel sehari yang akan membantu mengurangi radikal bebas yang ada di dalam tubuh. 

Berikut ini beberapa penelitian yang membahas mengenai buah apel yang berhubungan dengan faktor resiko beberapa penyakit :
  • Penyakit Demensia = Kandungan quercetin buah apel terbukti mengurangi kerusakan sel otak, Sumber = Journal of Food Science, 2004
  • Penyakit Kanker = Kulit buah apel terbukti mengurangi resiko berbagai jenis kanker (diujkan pada hewan percobaan), Sumber Nutrition  and Cancer, 2010
  • Penyakit Kanker Kolorektal = Konsumsi buah apel secara teratur menurunkan resiko kanker kolorektal, Sumber = Central European Journal of Medicine, 2010
  • Penyakit Serangan Jantung = Kandungan flavonoid pada buah apel terbukti mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung, Sumber = American Journal of Clinical Nutrition, 2002
  • Penyakit Diabetes Melitus = Buah apel mengurangi resiko terkena diabetes melitus tipe 2, Sumber = Journal of the American College of Nutrition, 2005
  • Penyakit Asma = Angka kejadian asma akan lebih rendah pada individu yang mengkonsumsi buah apel, Sumber = American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine, 2001
  • Penyakit Hipertensi = Quercetin terbukti dapat menurunkan tekanan darah, Sumber = Journal Nutrition, 2007
  • Penyakit Kolesterol = Konsumsi 3 buah apel setiap hari dapat menurunkan kadar kolesterol, Sumber = Journal of Horticultural Science and Biotechnology, 2009
Kombinasi dari tingginya stres akibat pekerjaan yang menumpuk, kurangnya istirahat dan makanan yang kurang bergizi akan membuat sistem kekebalan tubuh (imunitas) kita menurun. Dampaknya adalah mudah terserang penyakit.

Setelah kita mengetahui kandungan dan manfaat dari buah apel ini, maka kita jadi lebih tahu dan paham mengenai pentingnya buah apel bagi tubuh kita. Mulailah dari sekarang untuk membiasakan diri memasukan buah apel ke dalam menu makan kita. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Terima Kasih