Website Olahraga

Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek

Wednesday, August 31, 2016

Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek

Salam pembaca sekalian. Model pembelajaran terpadu merupakan pembahasan kita kali ini. Sebetulnya banyak sekali model pembelajaran yang bisa dipakai untuk diterapkan pada proses kegiatan belajar mengajar. Salah satu pendapat yang diungkapkan oleh ujang sukandi, dkk pada tahun 2001 mengenai pembelajaran terpadu adalah pembelajaran yang memiliki satu tema aktual, dekat dengan dunia siswa dan ada kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. 

Pembelajaran terpadu ini, memilih beberapa materi dari beberapa mata pelajaran yang mungkin saling terkait dan berhubungan. Dengan demikian, materi-materi yang dipilih dapat mengungkapkan tema secara bermakna. Bisa saja terjadi ada materi pengayaan dalam bentuk contoh aplikasi yang tidak termuat dalam kurikulum. Yang harus diingat bahwa penyajian materi pengayaan seperti itu perlu dibatasi dengan mengacu pada tujuan pembelajaran.
Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek
Model pembelajaran ini tidak boleh bertentangan dengan tujuan kurikulum yang sedang berlaku, tetapi harus mendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang ada dalam kurikulum. Materi pembelajaran yang dapat dipadukan dalam satu tema harus mempertimbangkan karakteristik siswa, seperti minat kemampuan, kebutuhan dan pengetahuan awal. Materi pelajaran yang dipadukan jangan terlalu dipaksakan untuk dipadukan. Artinya bahwa jika materi tersebut tidak mungkin dipadukan maka tidak usah dipadukan.

Prinsip Pembelajaran Terpadu
Prinsip Pembelajaran Terpadu diantaranya adalah Prinsip penggalian tema, Prinsip pengelolaan pembelajaran dan Prinsip evaluasi.

Prinsip Penggalian Tema
Prinsip ini merupakan fokus utama dalam pembelajaran terpadu. Tema-tema yang saling berkaitan merupakan target utama dalam pembelajaran. Berikut ini beberapa syarat dalam prinsip penggalian tema.
  1. Tema hendaknya tidak terlalu luas.
  2. Tema harus memiliki makna, maksudnya adalah tema yang dipilih untuk dikaji harus memberikan bekal bagi siswa untuk belajar.
  3. Tema harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan psikologis anak.
  4. Tema harus bisa mewadahi sebagian besar minat siswa.
  5. Tema yang dipilih hendaknya mempertimbangkan peristiwa otentik yang terjadi di dalam proses belajar.
  6. Tema yang dipilih harus mempertimbangkan kurikulum yang berlaku.
  7. Tema harus mempertimbangkan ketersediaan sumber belajar.
Prinsip Pengelolaan Pembelajaran
Pengelolaan pembelajaran dapat optimal apabila guru mampu menempatkan dirinya dalam keseluruhan proses. Guru harus mampu menempatkan diri sebagai fasilitator dan mediator dalam proses pembelajaran. Peranan Guru dalam pengelolaan pembelajaran diantaranya 
  1. Guru jangan menjadi single actor yang mendominasi pembicaraan dalam proses belajar mengajar.
  2. Pemberian tanggung jawab individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas yang menuntut adanya kerja sama kelompok.
  3. Guru perlu mengakomodasi terhadap ide-ide yang terkadang sama sekali tidak terpikirkan dalam perencanaan.
Prinsip Evaluasi
Evaluasi pada dasarnya fokus dalam setiap kegiatan. Suatu kerja dapat diketahui hasilnya apabila dilakukan evaluasi. Pelaksanaan evaluasi dalam model pembelajaran terpadu harus memperhatikan langkah-langkah berikut ini.
  1. Membeti kesempatan kepada siswa untuk melakukan evaluasi diri di samping bentuk evaluasi lainnya.
  2. Guru perlu mengajak para siswa untuk mengevaluasi perolehan belajar yang telah dicapai berdasarkan kriteria keberhasilan pencapaian tujuan yang akan dicapai.
Nah itulah pembahasan mengenai model pembelajaran terpadu, semoga para pembaca bisa mengaplikasikan dan menterjemahkan dari konsep model pembelajaran ini. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Sekian dan Terima Kasih.