Website Olahraga

Langkah-Langkah (Sintaks) Pembelajaran Terpadu

Thursday, September 01, 2016

Langkah-Langkah (Sintaks) Pembelajaran Terpadu

Salam Pembaca Sekalian. Sebelumnya kita sudah membahas mengenai Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Sekarang kita mencoba membahas langkah-langkah pembelajaran terpadu tersebut. Pada dasarnya langkah-langkah pembelajaran terpadu mengikuti tahap-tahap yang dilalui dalam setiap model pembelajaran yang meliputi tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Berkaitan dengan itu maka langkah-langkah model pembelajaran terpadu dirangkum dari berbagai model pembelajaran seperti model pembelajaran langsung (direct instructions), model pembelajaran kooperatif (cooperative learning), maupun model pembelajaran berdasarkan masalah (problem based instructions).

Dengan demikian langkah-langkah (sintaks) pembelajaran terpadu dapat bersifat luwes dan fleksibel. Artinya bahwa langkah-langkah dalam pembelajaran terpadu dapat diakomodasi dari berbagai model pembelajaran yang dikenal dengan istilah setting atau merekonstruksi.
Langkah-Langkah (Sintaks) Pembelajaran Terpadu
Merancang Pembelajaran Terpadu
Dalam merancang pembelajaran terpadu sedikitnya ada empat hal yag perlu diperhatikan yaitu : Menentukan Tujuan, Menentukan Materi/Media, Menyusun Skenario KBM, Menentukan Evaluasi.

1. Tahap Perencanaan
a. Menentukan jenis mata pelajaran dan jenis keterampilan yang dipadukan
Karakteristik mata pelajaran merupakan modal dasar untuk perencanaan model pembelajaran ini. Contohnya seperti jenis mata pelajaran sosial dan bahasa dapat dipadukan keterampilan berpikir (thinking skills) dengan keterampilan sosial (social skills). Sedangkan untuk mata pelajaran sains dan matematika dapat dipadukan keterampilan berpikir (thinking skills) dan keterampilan mengorganisir (organizing skills).

b. Memilih kajian materi, standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator.
Pada tahap ini mengarahkan gurru untuk menentukan sub keterampilan dari masing-masing keterampilan yang dapat diintegrasikan dalam suatu unit pembelajaran.

c. Menentukan sub keterampilan yang dipadukan
Gambaran umum keterampilan yang harus dikuasai adalah keterampilan berpikir, keterampilan sosial, dan keterampilan mengorganisasi yang masing-masing keterampilan tersebut memiliki sub keterampilan. Berikut ini merupakan unsur-unsur sub keterampilan dari tiap keterampilan yang harus dikuasai.

Keterampilan Berpikir (Thinking Skills)
- Memprediksi
- Menyimpulkan
- Membuat Hipotesis
- Membandingkan
- Mengklasifikasi
- Menggenaralisasi
- Membuat skala prioritas
- Mengevaluasi

Keterampilan Sosial (Social Skills)
- Memperhatikan pendapat orang
- Mengklarifikasi
- Menjelaskan
- Memberanikan diri
- Menerima pendapat orang
- Menolak pendapat orang
- Menyepakati
- Meringkaskan

Keterampilan Mengorganisasi (Organizer Skills)
- Jaringan (jaring laba-laba)
- Diagram Venn
- Diagram Alir
- Lingkaran Sebab-Akibat
- Diagram Akur/ Tidak akur
- Kisi-kisi/matrik
- Peta Konsep
- Diagram rangka ikan

d. Merumuskan indikator hasil belajar
Berdasarkan kompetensi dasar dan sub keterampilan yang telah dirumuskan indikator. Setiap indikator dirumuskan berdasarkan kaidah penulisan yang meliputi : audience, behaviour, condition dan degree.

e. Menentukan langkah-langkah pembelajaran
Langkah ini diperlukan sebagai strategi guru untuk mengintegrasikan setiap sub keterampilan yang telah dipilih pada setiap langkah pembelajaran.

2. Tahap Pelaksanaan
Prinsip pelaksanaan pembelajaran terpadu meliputi, 
pertama, guru hendaknya tidak menjadi single actor yang mendominasi dalam kegiatan pembelajaran. Peran guru adalah menjadi fasilitator dalam pembelajaran yang memungkinkan siswa menjadi pembelajar mandiri.

kedua,  pemberian tanggung jawab individu dan kelompok harus jelas dalam setiap tugas yang menuntut adanya kerja sama kelompok.

ketiga, guru perlu akomodatif terhadap ide-ide yang terkadang sama sekali tidak terpikirkan dalam proses perencanaan.

3. Tahap Evaluasi
Pada tahapan ini dapat berupa evaluasi proses pembelajaran dan hasil pembelajaran. Tahap evaluasi hendaknya memperhatikan prinsip evaluasi pembelajaran terpadu.
  • Memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan evaluasi diri di samping bentuk evaluasi lainnya.
  • Guru perlu mengajak para siswa untuk mengevaluasi perolehan belajar yang telah dicapai berdasarkan kriteria keberhasilan pencapaian tujuan yang akan dicapai.
Berikut ini merupakan contoh langkah-langkah pembelajaran terpadu yang dikembangkan dengan mengadopsi langkah-langkah pembelajaran langsung yang diintegrasikan dengan model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran langsung terlihat dari fase-fase yang digunakan maupun langkah-langkah yang ditempuh guru, sedangkan pembelajaran kooperatif ditunjukkan pada kegiatan guru di fase 3 dan 4.

Tahap (Fase-1 Pendahuluan)
Peran Guru
  1. Mengaiktan pelajaran sekarang dengan pelajaran sebelumnya.
  2. Memotivasi siswa
  3. Memberikan pertanyaan kepada siswa untuk mengetahui konsep-konsep prasyarat yang sudah dikuasai oleh siswa.
  4. Menjelaskan tujuan pembelajaran (Kompetensi Dasar dan Indikator).
Tahap (Fase-2 Presensi Materi) 
Peran Guru
  1. Presentasi konsep-konsep yang harus dikuasai oleh siswa melalui demonstrasi dan bahan bacaan.
  2. Presentasi keterampilan proses yang dikembangkan.
  3. Presentasi alat dan bahan yang dibutuhkan melalui charta.
  4. Memodelkan penggunaan peralatan melalui charta.
Tahap (Fase-3 Membimbing Proses Pembelajaran)
Peran Guru
  1.  Menempatkan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar.
  2. Mengingatkan cara siswa bekerja dan berdiskusi secara kelompok sesuai komposisi kelompok.
  3. Membagi buku siswa dan LKS.
  4. Mengingatkan cara menyusun laporan hasil kegiatan.
  5. Memberikan bimbingan seperlunya.
  6. Mengumpulkan hasil kerja kelompok setelah batas waktu yang ditentukan.
Tahap (Fase-4 Menelaah Pemahaman dan Memberikan Umpan Balik)
Peran Guru
  1. Mempersiapkan kelompok belajar untuk diskusi kelas.
  2. Meminta salah satu anggota kelompok untuk mempresentasikan hasil kegiatan sesuai dengan LKS yang telah dikerjakan.
  3. Meminta anggota kelompok lain menanggapi hasil presentasi.
  4. Membimbing siswa menyimpulkan hasil diskusi.
Tahap (Fase-5 Mengembangkan dengan memberikan kesempatan untuk pembelajaran lanjutan dan penerapan)
Peran Guru
  1. Mengecek dan memberikan umpan balik terhadap tugas yang dilakukan.
  2. Membimbing siswa menyimpulkan seluruh materi pembelajaran yang baru saja dipelajari.
  3. Memberikan tugas rumah.
Tahap (Fase-6 Menganalisis dan mengevaluasi)
Peran Guru
Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap kinerja mereka.
Itulah pembahasan mengenai Langkah-Langkah (Sintaks) Pembelajaran Terpadu beserta contoh penerapannya, semoga bisa bermanfaat bagi para guru sekalian dan bisa menjadi tambahan pengetahuan serta referensi untuk membuat pembelajaran di sekolah lebih menyenangkan. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini ya. Terima kasih.