Website Olahraga

Perawatan Cedera Dislokasi Cabang Olahraga Muay Thai

Monday, October 31, 2016

Perawatan Cedera Dislokasi Cabang Olahraga Muay Thai

Perawatan Cedera Dislokasi Cabang Olahraga Muay Thai. Dislokasi adalah pergeseran tulang atau keluarnya tulang dari posisi normal sendi. Biasanya dislokasi terjadi di bahu, jari, lutut, pergelangan kaki, dan lain-lain tergantung bagaimana perkenaan pada saat benturan pada sendi itu terjadi. Terutama dislokasi pada bahu yang diakibatkan pada saat bela diri muay thai dalam pertandingan atau proses latihan, olahraga ini memang rentan dalam cedera karena olahraga ini mengandung kontak fisik langsung dan alat pelindung yang terbatas.

Gejala pada dislokasi biasa muncul kelainan pada sendi. Biasanya sendi itu akan muncul benjolan aneh didekat soket sendi, lalu terjadi pembengkakan, lebam, terasa sangat sakit bahkan tidak bisa digerakan serta akan timbul rasa geli atau kebas disekitar sendi yang mengalami dislokasi tersebut. Biasanya penderita dislokasi termasuk kedalam kondisi darurat yang harus langsung ditangani medis, sehingga penderita harus langsung dibawa kerumah sakit.

Cedera dislokasi dianjurkan memeriksa kerusakan bentuk sendi dan sirkulasi darah diarea tersebut, dokter juga akan menganjurkan X-RAY serta MRI scan untuk memastikan diagnosis kebenaran dislokasi sendi, seberapa parah dislokasi yang dialami dan apa pengobatan serta perawatan yang akan dilakukan.
Cabang Olahraga Muay Thai
Beberapa pengobatan dan perawatan dislokasi bahu yang bisa dilakukan, pertama mengembalikan tulang pada posisi yang normal secara manual, menghambat pergerakan sendi setelah posisi tulang dikembalikan (menggunakan penyangga sendi selama beberapa minggu), bisa dilakukan dengan operasi jika tulang tidak bisa dikembalikan dengan cara manual biasanya ini dilakukan jika ada saraf atau ligamen yang rusak serta dislokasi yang berulang-ulang, proses rehabilitasi biasanya dilakukan setelah penyangga sendi dilepaskan agar penyembuhan berjalan dengan baik dan mengembalikan kekuatan sendi seperti sediakala, mengistirahatkan sendi yang mengalami dislokasi (usahakan hindari pergerakan yang bisa membuat sendi sakit), melakukan pengompresan air dingin (bisa membantu agar mengurangi rasa sakit) dan air panas (bisa membantu mengendurkan otot) pada sendi yang mengalami dislokasi, mengkonsumsi obat pereda rasa sakit jika diperlukan dan perlu digunakan (tidak bisa menahan rasa sakitnya), melatih sendi untuk bergerak sesuai petunjuk dari ahli terapi agar mempercepat penyembuhan dan terbiasa bergerak seperti normal lagi atau tidak kaku.

Cegah dislokasi berulang karena setelah mengalami dislokasi sendi seseorang akan lebih rentan terhadap dislokasi selanjutnya, biasakan beri sedikit pergerakan atau pemanasan pada sendi yang mengalami dislokasi tetapi berikan batasan atau tempo sesuai yang dianjurkan dokter agar tidak berlebihan dan menimbulkan cedera kembali.

Cedera dislokasi ini sangat berbahaya jika tidak langsung ditangani medis, karena dapat mengakibatkan kerusakan saraf dan pembuluh darah disekitar area sendi, serta dapat menimbulkan robeknya otot, tendon ataupun ligamen pada sendi yang cedera, munculnya arthritis (menderita pmbengkakan dan kekakuan pada sendi sehingga menyebabkan gerakan tubuh menjadi sulit dan menyakitkan) pada sendi yang cedera seiring bertambahnya usia penderita cedera, akan mudah terkena dislokasi kembali dan akan lebih parah dari yang pertama.

Dislokasi dalam bela diri muay thai ini bisa dengan menghindari gerakan yang akan menimbulkan dislokasi, menggunakan pengaman atau pelindung agar terhindar dari dislokasi, meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan pergerakan atau kontak fisik dalam olahraga.

Penulis : Imas Kartika