Website Olahraga

Prinsip Latihan Multilateral dalam Olahraga

Wednesday, October 19, 2016

Prinsip Latihan Multilateral dalam Olahraga

Prinsip Latihan Multilateral dalam Olahraga. Salam pembaca sekalian, postingan kali ini akan membahas mengenai prinsip multilateral dalam olahraga yang merupakan konsep dasar dari olahraga pada usia dini atau usia sekolah dasar. Banyak praktisi olahraga belum memahami konsep multilateral ini sehingga membuat anak matang sebelum waktunya dan berdampak menurunnya prestasi pada usia emas (golden age). Prinsip multilateral adalah prinsip yang menekankan pada pengalaman gerak yang banyak dari berbagai macam olahraga untuk anak usia dini atau sekolah dasar.

Prinsip multilateral ini diuangkap juga dalam buku karangan tudor o. bompa. Perlunya pengembangan prinsip multilateral ini dikarenakan sangat penting untuk membentuk fondasi gerak anak pada usia dini atau usia sekolah dasar. Jangan sampai anak usia dini sudah masuk ke tahap spesialisasi cabang olahraga. Selintas mungkin akan dianggap benar jika anak sejak dini sudah masuk ke spesialisasi cabang olahraga, akan tetapi banyak sekali dampak negatifnya.

Dampak negatif tersebut diantaranya adalah anak hanya mempunyai pengalaman gerak pada satu cabang olahraga saja, sedangkan pada usia dini atau usia sekolah dasar merupakan momen penting untuk memasukkan berbagai macam pola gerak dari berbagai macam cabang olahraga sebagai bekal nanti ketika dia memasuki usia spesialisasi.

Keuntungan Multilateral

Anak yang sudah diterapkan prinsip multilateral maka akan sangat mudah untuk mempelajari gerakan baru atau teknik baru karena pengalaman geraknya banyak. Bisa kita ibararkan dengan "kosa kata suatu bahasa", jika anak menguasai kosa kata yang banyak maka dia akan bisa berbicara banyak dengan bahasa yang dikuasainya. Sama halnya dengan gerak juga, jika anak banyak sekali kosa geraknya atau kamus gerak maka dia akan dengan mudah untuk menguasai gerakan-gerakan baru yang mungkin pernah dilakukannya dulu pada waktu usia dini atau usia multilateral.

Latihan dengan konsep multilateral ini diungkap tudor bompa dengan sistem piramid, yang merupakan tahapan latihan untuk membentuk fondasi gerak anak usia dini atau usia sekolah dasar dan akan bermanfaat bagi anak tersebut nanti ketika dia menginjak usia spesialisasi dan usia performa puncak.

Berikut ini merupakan sistem piramid yang diungkap oleh tudor bompa.
sistem piramida latihan multilateral
Dari sistem piramida tersebut bisa kita lihat bahwa latihan multilateral harus diberikan pada awal-awal usia anak sekolah di bawah usia 10 tahun atau kira-kira usai sekolah dasar (SD). Tudor bompa juga mengungkapkan bahwa mulainya usia spesialisasi pada olahraga secara umum ada pada usia menjelang 10 tahun ke atas sampai usia 20 tahun, setelah itu menginjak ke fase high performance. Jika prinsip multilateral ini diterapkan dengan benar, maka prestasi puncak sudah bisa diprediksi oleh seorang pelatih. 

Dengan gambaran dari sistem piramida di atas maka jelaslah bahwa yang harus kita terapkan pada usia dini atau usia sekolah dasar (SD) adalah konsep latihan multilateral. Anak dipersilahkan untuk mengikuti berbagai macam olahraga supaya pengalaman geraknya banyak dan suatu saat akan bermanfaat bagi dirinya ketika menekuni satu cabang olahraga yang menjadi spesialisasinya.

Sekian postingan kali ini mengenai prinsip latihan multilateral dalam olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.

Incoming Search Terms: