Website Olahraga

Pengertian Stamina dan Koordinasi

Tuesday, November 15, 2016

Pengertian Stamina dan Koordinasi

Stamina

Stamina adalah komponen fisik yang tingkatannya lebih tinggi dari daya tahan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa atlet yang memiliki stamina yang tinggi akan mampu bekerja lebih lama sebelum mencapai hutang-oksigennya, dan dia juga mampu untuk pemulihan kembali secara cepat ke keadaan semula. Salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan stamina atlet adalah melalui latihan interval.

Oleh karena stamina memiliki derajat yang lebih tinggi dari daya tahan, maka dari itu atlet yang akan berlatih stamina sebaiknya terlebih dahulu harus memiliki suatu tingkatan daya tahan yang memadai. Dimana sistem kerja pada stamina lebih didominasi oleh sistem kerja anaerobik. Dengan begitu, tentunya latihan daya tahan (aerobik) haruslah makin lama makin ditingkatkan menjadi latihan stamina (anaerobik). Ada beberapa cara untuk meningkatkan daya tahan menjadi stamina, antara lain:
  • Mempertinggi intensitas latihan daya tahan. Seperti latihan interval dengan intensitas yang lebih tinggi.
  • Memperjauh jarak lari atau renang dengan tetap memperhatikan tempo yang tinggi.
  • Mempertinggi tempo.
  • Memperkuat otot-otot yang dibutuhkan untuk kerja tersebut. 
Pengertian Stamina dan Koordinasi

Koordinasi

Koordinasi adalah suatu kemampuan biomotorik yang sangat kompleks (Harsono, 1988). Menurut Bompa (1994) koordinasi erat kaitannya dengan kecepatan, kekuatan, daya tahan, dan kelentukan. Oleh karena itu, bentuk latihan koordinasi harus dirancang dan disesuaikan dengan unsur-unsur kecepatan, kekuatan, daya tahan, dan kelentukan. Bentuk latihan koordinasi sebaiknya melibatkan berbagai variasi gerak dan keterampilan, seperti atlet bulutangkis sebaiknya jangan hanya latihan gerak dan keterampilan yang terdapat dalam aktivitas bulutangkis saja, namun berikan latihan-latihan gerak dan keterampilan yang terkandung dalam cabang-cabang olahraga lainnya seperti bola voli, bola basket, atau olahraga lainnya.

Latihan-latihan koordinasi yang dianjurkan oleh Harre (Harsono, 1988) antara lain:
  • Latihan-latihan dengan perubahan kecepatan dan irama.
  • Latihan-latihan dalam kondisi lapangan dan peralatan yang berubah-ubah (memodifikasi perlengkapan latihan).
  • Kombinasi berbagai latihan senam.
  • Kombinasi berbagai permainan
  • Latihan-latihan untuk mengembangkan reaksi
  • Lari halang rintang dalam waktu tertentu.
  • Latihan di depan kaca, latihan keseimbangan, latihan dengan mata tertutup
  • Melakukan gerakan-gerakan yang kompleks pada akhir latihan.
  • Latihan keseimbangan segera setelah melakukan koprol beberapa kali atau setelah berputar-putar di tempat.
Incoming Search Terms:
  • Pengertian stamina
  • Pengertian koordinasi
  • Meningkatkan stamina
  • Meningkatkan koordinasi