Keterkaitan Ergosistema dengan Kebugaran Jasmani

2016-12-25

Keterkaitan Ergosistema dengan Kebugaran Jasmani

Keterkaitan Ergosistema dengan Kebugaran Jasmani. Bila ditinjau dari klasifikasi kebugaran jasmani, seperti yang telah diposting pada artikel pengertian, syarat dan macam kebugaran jasmani, maka komponen anatomical fitness terdiri dari ES I dan ES II, sedangkan komponen dasar fisiologisnya merupakan komponen physiological fitness.

Dengan demikian, maka komponen kebugaran jasmani menurut konsep ilmu faal terdiri dari,
1. Kemampuan atau kualitas dasar ES I kekuatan, daya tahan otot, dan koordinasi fungsi otot.
2. Kemampuan atau kualitas dasar ES II yaitu daya tahan umum atau kapasitas aerobik.
Keterkaitan Ergosistema dengan Kebugaran Jasmani
Sebagai bandingan saya akan memberikan gambaran tentang komponen kebugaran jasmani menurut Larson, yang terdiri dari: daya tahan umum, fungsi biologi, komposisi tubuh, kekuatan, daya ledak otot, daya tahan otot, kecepatan, kelincahan, fleksibilitas, waktu reaksi, koordinasi, dan keseimbangan.
Komponen kebugaran jasmani berdasar konsep ilmu faal dibagi menjadi tiga komponen, yaitu: komponen anatomis terdiri dari komposisi tubuh, kondisi kesehatan statis: fungsi biologis, dan komponen kebugaran fisiologis terdiri dari kualitas dari ES I dan kualitas ES II. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kulaitsa komponen kebugaran jasmani, harus dimulai melalui pembinaan komponen dasar dari ES I dan ES II secara holistic dan didukung oleh ES III sebagai fungsi pemulihan.

Nah itulah artikel singkat mengenai keterkaitan ergosistema dengan kebugaran jasmani, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.
Artikel Terkait