Pengertian dan Macam Olahdaya (Metabolisme) Energi dalam Olahraga

2016-12-25

Pengertian dan Macam Olahdaya (Metabolisme) Energi dalam Olahraga

Pengertian dan Macam Olahdaya. Pengertian olahdaya atau metabolisme adalah upaya penyediaan tenaga/energi untuk gerak dalam berolahraga atau beraktivitas fisik. Macam olahdaya tersebut ada dua macam, yaitu: olahdaya anaerobik dan aerobik.

Olahdaya anaerobik langsung mewujudkan gerak dan merupakan kemampuan endogen dari ES I, khususnya otot. Olahdaya aerobik merupakan basil kerjasama antara ES I (otot) yang tergantung dengan kemampuan fungsional ES II.

Artinya, kemampuan gerak (otot) akan tetap berlangsung dengan adanya dukungan ES II, yaitu transportasi nutrisi, oksigen, dan karbondioksida, serta suplay darah yang mencukupi untuk kuatnya kontraksi otot tersebut.
Pengertian dan Macam Olahdaya (Metabolisme) Energi dalam Olahraga
Pada pelaksanaan olahraga, peranan dan kualitas ES I dan ES II ini saling menunjang. Ketidakmampuan olahdaya aerobik mengimbangi olahdaya anaerobik akan menyebabkan menumpuknya zat kelelahan (asam laktat dan karbondioksida) yang dapat merugikan atlet, karena akan meningkat kadar keasaman cairan tubuh sehingga mekanisme kontraksi otot akan terganggu atau macet. Fenomena ini sering juga dikenal dengan istilah kram otot, yang salah satunya terjadi karena cairan tubuh terlalu asam.

Besarnya olahdaya anaerobik dapat dikenal dari berat/intensitas gerak yang dilakukan. Oleh karena itu, semakin meningkat kualitas ES I maka semakin mampu tubuh melakukan beban pekerjaan yang berat.

Dalam keadaan istirahat maupun bekerja, tubuh tetap memerlukan olahdaya anaerobik maupun aerobik. Oleh karena itu, konsep ini menjadi dasar pemikiran kita semua, bahwa sebenamya tidak ada aktivitas fisik yang murni disuplay dari salah satu olahdaya tersebut.

Begitu pula untuk konsep pembagian olahraga dari sudut pandang olahdaya, tidak ada satu jenis olahraga yang murni sebagai olahraga aerobik maupun olahraga anaerobik. Artinya yang adalah jenis olahraga pre-dominan dari aerobik ataupun anaerobik.

Olahraga Aerobik dan Anaerobik
Olahraga pre-dominan aerobik bila dalam penampilannya minimal 70% dari seluruh energi yang digunakan disediakan melalui olahdaya aerobik. Artinya, maksimal hanya 30% olahdaya anaerobik yang tidak terliput olahdaya aerobik dan akan terliput pada saat pemulihan.

Karakteristik lain dari olahraga pre-dominan aerobik lebih dominan menggunakan tipe otot merah atau otot lambat, intensitas rendah, dan waktu relatif lama, contoh olahraganya sepakbola, bulutangkis, dan lari marathon.

Olahraga anaerobik bila penampilannya minimal 70% dari seluruh energi yang dipergunakan disediakan melalui olahdaya anaerob. Artinya, maksimal hanya 30% olahdaya anaerob yang terliput oieh olahdaya aerob. Olahraga anaerobik lebih melibatkan tipe otot cepat atau putih, waktu pelaksanaan relatif sangat cepat dan mudah terjadi kelelahan. Bentuk olahraganya : lari sprint, tolak peluru, dan sebagainya.

Nah itulah artikel mengenai pengertian dan macam olahdaya (metabolisme energi) dalam olahraga yang berkaitan pada saat kita melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima Kasih.
Artikel Terkait