Sasaran dan Manfaat Olahraga Kesehatan

2016-12-23

Sasaran dan Manfaat Olahraga Kesehatan

Sasaran dan Manfaat Olahraga Kesehatan. Salah satu bentuk olahraga kesehatan dipandang dari sudut ketersediaan oksigen pada pelaksanaannya adalah olahraga aerobik. Olahraga aerobik merupakan jenis olahraga kesehatan yang memenuhi beberapa persyaratan atau ciri umum dan khusus dari olahraga kesehatan.

Olahraga kesehatan pada dasarnya memiliki sasaran yang ingin dicapai yaitu:
a. Sasaran minimal, bertujuan untuk mempertahankan kemampuan gerak yang sudah ada dengan jalan memelihara dan mengupayakan meningkatkan kelentukan. Pelatihan pada tahap ini lebih ditujukan untuk kemampuan ruang gerak persehdian, dengan cara melakukan peregangan baik statis maupun dinamis. Jenis peregangan yang demikian sangat baik untuk pemeliharaan kualitas otot, tendo, dan ligamen, sehingga tetap menjadi elastis tetapi memiliki kekuatan dan daya tahan.

b. Sasaran antara, bertujuan untuk memelihara clan meningkatkan kemampuan gerak lebih lanjut Pada tahap sasaran ini, selain kelentukan juga ditingkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Bentuk latihannya dapat dilakukan dengan peregangan statis dan dinamis, serta kontraksi isometrik ataupun isotonik.

c. Sasaran maksimal, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aerobik. Bentuk latihannya mengharuskan seseorang melakukan aktivitas fisik secara kontinu dalam waktu minimal 30 menit, baik kegiatan jalan cepat, jogging, senam, ataupun kegiatan fisik lainnya.
Sasaran dan Manfaat Olahraga Kesehatan
Sekarang timbul pertanyaan pada kita semua, mengapa tujuan maksimal dari melakukamn olahraga kesehatan adalah meningkatkan kapasitas aerobik? Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Untuk mempertahankan hidup, manusia memerlukan: sumber energi, yang berasal dari bahan zat gizi dari makanan.
  2. Air, yang terkandung dari makanan dan minuman.
  3. Oksigen, yang terdapat di udara dan diperoleh melalui mekanisme pernapasan.
Berdasarkan ke tiga hal tersebut, mari kita urutkan tingkat kegawatannya bila ketiga sumber kehidupan itu tidak ada. 

Pertama, pada ketiadaan makanan orang masih dapat bertahan hidup untuk beberapa minggu (malah ada kasus mampu bertahan selama 40 hari tidak makan, walaupun pada akhirnya kondisi yang melakukan mogok makan ada dalam keadaan koma). 

Kedua, pada ketiadaan minuman atau air, orang masih dapat bertahan dalam beberapa hari dengan kondisi akhir mengalami dehidrasi kronik.

Sedangkan pada ketiadaan oksigen, orang hanya mampu bertahan dalam beberapa menit saja. Kekurangan oksigen dalam 5 menit menimbulkan kerusakan sel-sel otak, dan kurang dari 8 menit menimbulkan kerusakan otot jantung (infark), dan lebih dari 10 menit dapat menyebabkan kematian karena jaringan tubuh secara keseluruhan kekurangan oksigen.

Untuk dapat memperoleh manfaat dari olahraga kesehatan, khususnya peningkatan kapasitas aerobik, tidak mungkin akan dicapai dalam waktu hanya satu atau dua minggu masa latihan. 

Lebih jauh dapat dijelaskan bahwa hasil menetap yang dapat dirasakan oleh para pelaku olahraga kesehatan, khususnya olahraga aerobik adalah sebagai berikut:
  1. Perubahan pada aspek jasmani, menghasilkan perubahan-perubahan pada unsur gerak dan unsur pendukung gerak. Unsur gerak erat kaitannya dengan sistem otot, saraf, dan tulang. Perubahan unsur pendukung gerak terdiri dari sistem pernapasan, sistem jantung dan pembuluh darah.

    Perubahan fisiologis pada ke dua unsur itu akan menghasilkan kualitas peningkatan pada aspek: kelentukan, kekuatan, koordinasi, daya tahan otot dan daya tahan jantung-paru. Selain itu terjadi juga peningkatan elastisitas dan kekuatan dari pembuluh darah serta metabolisme tubuh.

    Dengan memiliki kualitas tersebut, orang akan mempunyai derajat: mampu dan lebih tahan bergerak, tidak mudah lelah, cepat pulih dari kelelahan, dan berkurang resiko untuk mendapatkan penyakit non infeksi khususnya penyakit jantung dan pembuluh darah.

    Jadi dengan demikian olahraga kesehatan dapat menjangkau berbagai macam penyakit non infeksi, kelainan metabolisme, dan psikosomatik, misalnya ashma, diabetes mellitus, hipertensi, jantung, stroke, dll.
  2. Pada aspek rokhani, olahraga kesehatan-aerobik akan membuat orang lebih optimis dan mempunyai semangat juang dan kepercayaan diri yang tinggi. Lebih lanjut bila pelaku menyadari sepenuhnya, akan terbentuk mental yang sportif, kesatria, dan berani menghadapi tantangan hidup.
  3. Pada aspek sosial, lebih memungkinkan pelakunya mempunyai hubungan yang baik dengan berbagai lapisan masyarakat dan golongan usia, sehingga secara tidak langsung memberikan kesempatan yang lebih luas dalam berkarya.
Itulah artikel mengenai sasaran dan manfaat olahraga kesehatan. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian dan jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima kasih.
Artikel Terkait