Senam Aerobik Zumba Meningkatkan Kebugaran Jasmani

2016-12-28

Senam Aerobik Zumba Meningkatkan Kebugaran Jasmani

Senam Zumba salah satu aktivitas HIIT Workouts meningkatkan kebugaran jasmani. Latihan fisik adalah usaha untuk menjaga kebugaran jasmani. Latihan fisik dibagi menjadi dua kelompok yaitu latihan fisik aerobik dan anaerobik. Latihan aerobik diklasifikasikan ke dalam dua kategori: high impact dan low impact. 

Aerobik low impact adalah bentuk kurang intens kegiatan yang umumnya pengguanaan energi lebih sedikit dibandingkan aerobik high impact. Aerobik high impact merupakan aktivitas fisik yang digabungkan dengan musik dan dipimpin oleh seorang instruktur, istilah sebenarnya mengacu pada berbagai bentuk kegiatan yang terkoordinasi.

Alberto “Beto” Perez mulai memperkenalkan senam zumba di Indonesia pada tahun 2001. Zumba adalah program kebugaran tari terbesar dan paling sukses di dunia.

American Council of Exercise mengamati, zumba menduduki peringkat kesembilan latihan kebugaran yang terpopuler sepanjang tahun 2012 dan saat ini digunakan oleh empat belas juta orang di 185 negara di seluruh dunia.
Senam Aerobik Zumba Meningkatkan Kebugaran Jasmani
Senam zumba menjadi trend gaya hidup masyarakat sekarang ini karena gerakannya merupakan gabungan dari beberapa jenis tarian dan disertai dengan irama musik, sehingga penikmat zumba dapat terhindar dari kebosanan.

Gerakan senam Zumba terdiri dari berbagai variasi tarian bergaya Latin yang menggabungkan unsur tarian lain seperti, meringue, pop, reggaeton, cumbia, mambo, salsa, flamenco, rumba, dan calypso. Kombinasi latihan squat dan lunges juga banyak diterapkan dalam senam ini.

Zumba bisa dilakukan dalam tempo yang cepat dan lambat, sehingga penikmat Zumba dapat terhindar dari kebosanan, dimana gerakan tubuh di sesuaikan dengan irama musik dan lebih banyak otot yang bekerja.

Senam zumba merupakan bentuk penerapan dari metode HIIT (High Intensity Interval Training), yakni latihan kardio yang dilakukan dalam waktu singkat dengan intensitas yang tinggi, sehingga sangat membantu dalam mengintegrasikan komponen dasar kebugaran: daya tahan kardiorespirasi, kekuatan otot, dan fleksibilitas.

Kebugaran kardiorespiratori adalah kemampuan jantung dan paru-paru untuk menyerap dan memanfaatkan oksigen selama latihan fisik. Latihan yang teratur dalam kegiatan aerobik biasanya akan meningkatkan daya tahan tubuh dengan memperkuat otot jantung dan meningkatkan volume paru-paru.

Sejumlah tes biofisik, termasuk volume konsumsi oksigen maksimal (VO2 max) pemantauan denyut jantung, dan tes shuttle run digunakan untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi. VO2max digunakan untuk mengukur kebugaran kardiorespiratori seseorang selama melakukan latihan.

VO2max adalah pengambilan oksigen maksimal atau volume maksimal oksigen yang dapat dimanfaatkan dalam satu menit selama latihan maksimal. VO2 max adalah kombinasi dari berapa banyak oksigen paru-paru dapat didapatkan, kemudian mengkonversi ke dalam aliran darah yang kemudian dipompa ke seluruh tubuh. Nilai VO2 max pada aktivitas yang ringan antara 30-40 ml/kg/menit dan 80-90 ml/kg/menit pada atlet dengan tingkat latihan yang tinggi.

Pada umumnya ada beberapa test yang boleh dilakukan untuk mengatahui kapasitas VO2 max, antara lain: 2,4 Run test, Astrand 6 minute cycle test - VO2 max test on static bike, Balke VO2 max test – suitable for endurance sports, Cooper VO2 max test – suitable for endurance sports, Conconi test, Harvard step test – measuring of cardiovascular fitness, Rockport Fitness Walking test - VO2 max test, The 1-mil Jog test, Multistage fitness stage or bleep test - VO2 max test for endurance sport, treadmill VO2 max test - VO2 max test, VO2 max from non-exercise data - VO2 max test.

Nah itulah artikel mengenai senam aerobik zumba meningkatkan kebugaran jasmani. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima Kasih
Artikel Terkait