Fungsi dan Pentingnya Biomekanika Bagi Pelatih

2017-01-02

Fungsi dan Pentingnya Biomekanika Bagi Pelatih

Fungsi dan Pentingnya Biomekanika Bagi Pelatih. Sebelum sampai langsung kepada teori mengenai fungsi dan pentingnya biomekanika bagi pelatih, ada sepenggal kisah pelatih ilmiah sesuai yang disampaikan oleh Pate dkk (1984 : 8) seperti berikut ;

“Pada kamis, jam 15.00, pelatih golf Tom Green menjumpai seorang mahasiswa berbakat tingkat dua calon harapan di tempat latihan memukul.

Tujuan utama pelatih tersebut pada hari ini adalah mau menentukan apakah pemain ini perlu ganti tongkat pemukul yang bertangkai lebih panjang daripada yang pernah dipakainya sebelumnya.

Pelatih Green merasa kurang yakin, meskipun pemain ini telah bertambah tinggi 2-3 inci selama tahun yang lalu, tetap ia tidak kelihatan telah mencapai berat badan dan kekuatan otot yang semestinya.

Si pelatih sadar bahwa menurut biomekanika, tongkat yang lebih panjang akan lebih bermanfaat karena kecepatan kepala tongkat akan lebih besar pada kecepatan sudut siku–siku tertentu. Namun, apabila pemain tersebut tidak cukup kuat mengendalikan tongkat yang lebih panjang itu, ketepatan dan bahkan kecepatan tongkat akan bertambah buruk.

Untuk memecahkan dilema ini, pelatih memutuskan untuk memerintahkan pemain tersebut agar selama beberapa hari mencoba dengan pemukul yang lebih panjang sementara pelatih akan mengamati dengan seksama aspek–aspek mekanis ayunan, ketepatan dan jarak tembakan.

Selama praktek awal ini, pelatih memusatkan seluruh perhatiannya kepada aspek–aspek mekanis ayunan, ketepatan dan jarak tembakan. Selama praktek awal ini, pelatih memusatkan seluruh perhatiannya kepada aspek–aspek mekanis pokok.

Setelah berpraktek lima atau enam kali, pelatih merencanakan mengevaluasi kecepatan tongkat dengan membuat film pemain tersebut pada saat ia mengayun keduanya, tongkat panjang dan tongkat pendek.
Biomekanika dan Pelatih
Menyikapi  fenomena  tersebut  di  atas,  menurut  Hay  (1985:7)  fungsi  dan pentingnya biomekanika bagi pelatih sebagai pendukung profesinya adalah:
  1. Dapat mempelajari teknik-teknik sesuai dengan prinsip-prinsip hukum mekanika pada aplikasi di bidang olahraga.
  2. Mampu membina dan melatih teknik-teknik yang benar serta tepat sesuai dengan cabang olahraga yang ditekuni.
  3. Dapat menganalisis gerak yang ditampilkan para anak latih dalam aktivitas olahraga dengan tepat dan mampu memahami dalam setiap analisisnya secara benar.
  4. Mampu memprediksi atau meramalkan setiap prestasi yang akan dicapai baik itu pada tingkat keberhasilan menuju suatu kemenangan maupun ketika terjadi suatu kegagalan, kekalahan tanpa mengandung faktor-faktor kebetulan.
  5. Mampu mengembangkan teknik-teknik yang diperlukan kepada para anak latihnya secara benar dan tepat dan berhasil guna untuk mencapai prestasi optimal.
  6. Mampu menciptakan teknik-teknik baru.
  7. Mampu memberikan petunjuk mengenai peralatan-peralatan yang digunakan sesuai kebutuhan dan kemampuan anak latihnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Putut Marhaento (2000 : 5) bahwa kemampuan untuk menerapkan gaya maksimum sesuai dengan arah gerak yang diinginkan ditentukan oleh :
  1. Jumlah otot yang ikut berkontraksi, semakin banyak jumlah otot yang terlibat dalam gerak tersebut, semakin besar gaya yang dihasilkan oleh kontraksi otot tersebut.
  2. Kombinasi power yang dihasilkan oleh otot-otot pada sendi yang digunakan, semakin besar otot-otot yang menghasilkan gaya yang lebih besar dibandingkan dengan otot-otot yang kecil dan gaya yang diterapkan oleh otot-otot bermacam- macam melewati sudut yang dibentuk oleh persendian.
  3. Presentase gaya yang diterapkan  yang melewati pusat gaya berat tubuh sesuai dengan gerak yang diharapkan.
Itulah artikel mengenai fungsi dan pentingnya biomekanika bagi pelatih, bagi para pembaca yang sedang menjalani profesinya sebagai pelatih maka pengetahuan mengenai biomekanika ini mungkin bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk mencetak atlet yang berkualitas dari segi tekniknya. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima Kasih.
Artikel Terkait