Indeks Massa Tubuh (IMT), Suatu Cara untuk Mengetahui Berat Badan Ideal dan Status Gizi

2017-01-29

Indeks Massa Tubuh (IMT), Suatu Cara untuk Mengetahui Berat Badan Ideal dan Status Gizi

IMT singkatan dari Indeks Massa Tubuh merupakan terjemahan dari singkatan BMI atau Body Mass Index. Artikel kali ini akan membahas mengenai IMT (Indeks Massa Tubuh), mulai dari pengertian IMT (Indeks Massa Tubuh), kategori dan pengukuran IMT. Indeks Massa Tubuh merupakan dasar dari penentuan berat badan ideal dan perluasannya adalah ke status gizi seseorang. Jadi kita harus ketahui nih berapa Indeks Massa Tubuh kita supaya kita bisa tahu apakah berat badan kita ideal yang otomatis nanti status gizi kita pun bagus.

Pengertian Indeks Massa Tubuh

Indeks massa tubuh (IMT) merupakan nilai yang diambil dari perhitungan hasil bagi antara berat badan (BB) dalam kilogram dengan kuadrat dari tinggi badan (TB) dalam meter. Sejak pertemuan pertama IDECG (International Deficiency Energy Concultative Group) di Guetemala tahun 1987, IMT hingga kini dipakai secara luas menentukan status gizi seseorang. Hasil survei di beberapa negara, menunjukkan bahwa IMT ternyata merupakan suatu indeks yang responsive, sensitive terhadap perubahan keadaan gizi, ketersediaan pangan menurut musim, dan produktivitas kerja. IMT dipercayai dapat menjadi indikator atau menggambarkan kadar adipositas dalam tubuh seseorang.

Kategori dan Pengukuran IMT

Pengukuran IMT dihitung sebagai berat badan dalam kilogram (kg) dibagi tinggi badan dalam meter dikuadratkan (mଶ) kemudian dikonversi dalam kelompok umur dengan standar deviasi (SD) yang telah ditetapkan sebagai norma penilaian.

IMT secara signifikan berhubungan dengan kadar lemak tubuh total, sehingga dapat dengan mudah mewakili kadar lemak tubuh.

IMT diinterpretasikan menggunakan kategori status berat badan standar yang sama untuk semua umur bagi pria dan wanita secara umum. Standar baru untuk IMT telah dipublikasikan pada tahun 2010 oleh Kemenkes RI.

Adapun klasifikasinya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel kategori IMT (indeks massa tubuh)
IMT merupakan alternatif untuk tindakan pengukuran lemak tubuh. Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus metrik berikut:
rumus imt (indeks massa tubuh)
Untuk mengetahui kekurangan atau kelebihan gizi seseorang salah satunya dapat dipantau dengan mengetahui berat badan ideal (normal). Untuk mengetahui berat badan ideal orang dewasa di Indonesia sejak tahun 1958 digunakan rumus: (tinggi badan-100)-10% x (tinggi badan-100), dengan batas nilai minimum: 0,8 x (tinggi badan-100), dan nilai maksimum: 1,1 x (tinggi badan-100). Berat badan yang berada di bawah batas minimum dinyatakan sebagai under weight (kekurangan berat badan) dan berat badan yang berada di atas batas maksimal dinyatakan sebagai over weight (kelebihan berat badan).

Menurut laporan WHO tahun 1985 batasan berat badan ideal atau normal orang dewasa ditentukan berdasarkan nilai Body Mass Index (BMI), di Indonesia diterjemahkan menjadi indeks massa tubuh (IMT). Batas ambang normal laki-laki 20,1-25,0 dan untuk perempuan 18,7-23,8.


Itulah artikel mengenai indeks massa tubuh (IMT) yang menjadi suatu cara untuk mengetahui berat badan ideal dan status gizi seseorang. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian dan menjadi tambahan pengetahuan. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait