Peranan Biomekanika dalam Olahraga

2017-01-02

Peranan Biomekanika dalam Olahraga

Peranan Biomekanika dalam Olahraga. Dalam bidang olahraga, yang tujuannya adalah pencapaian prestasi yang setingi-tingginya, mutlak perlunya penerapan ilmu dan teknologi apa yang mereka perlukan sebenarnya yang tidak lain adalah pengetahuan tentang bagaimana menganalisis gerakan keterampilan (Soedarminto, 1992 : 162).

Hal ini sangat didukung oleh pernyataan Pate dkk (1984 : 2), bahwa biomekanika olahraga memberikan penjelasan mengenai pola–pola gerakan yang efisien dan efektif para olahragawan, misalnya para ahli biomekanika telah menggunakan fotografi berkecepatan tinggi untuk mempelajari pola – pola gerakan pitcher baseball yang berhasil. Hasil penelitian semacam itu memberikan informasi yang dapat digunakan untuk menyempurnakan teknik olahragawan mereka.

Proses Belajar Gerak Model Komputer


Keterangan bagan di bawah ini : Atlet yang belajar gerak dapat ditafsirkan sebagai seseorang yang mengolah informasi dan dunia luar sedemikian rupa sehingga dapat ditransfer dan dimanifestasikan. Atlet menangkap informasi, mengolah pengetahuan yang baru didapat, diendapkan sampai dibutuhkan kembali dan direproduksi kembali.

A.F. Sanders (1967) menyebutkan dalam bukunya ”Psikologi Pengolahan Informasi” suatu model belajar yang disebut model komputer. Model ini menekankan ”Betapa pentingnya seorang dihadapkan kembali dengan hasil yang diperolehnya (mempelajari kembali/umpan balik).

Pemikiran yang sama juga telah dituangkan Pate dkk (1984 : 3) mengenai penggunaan teknologi komputer yaitu, penerapan teknologi komputer pada biomekanika kemungkinan besar dapat menambah secara besar – besaran jumlah penelitian keolahragaan di tahun – tahun mendatang.

Black box:Suatu alat dengan sistem elektronis yang berada di dalam kotak gelap (pesawat terbang) dan mencatat / merekam seacara otomatis kejadian- kejadian dalam pesawat.

Pada model tersebut di bawah ini, atlet dianalogikan sebagai organisme yang mengolah informasi dan menghasilkan keterampilan gerak, memberitahu apa yang telah terjadi dalam dirinya. Hasilnya diobservasi dan dianalisis oleh pelatih melalui pengolahan sistematis.

Hal ini juga di dukung oleh Rothstein, Anne L (1985 : 269), bahwa Stewart pada Tahun 1982 ”melatih dengan komputer”, menjelaskan teknik dengan Gideon Ariel (Program komputer analisis biomekanika) dalam penelitian biomekanika dan penerapannya.

Stewart juga menggunakan komputer dalam menganalisis gerak secara biomekanika yang meliputi :
  1. Memfilm-kan (merekam) atlet dengan kamera yang berkecepatan tinggi dari dua (2) sudut atau lebih
  2. Memproyeksikan film pada layar lebar dan kemudian dengan menggunakan pena magnetic diwujudkan menjadi gambar dan dipecah dan disusun pada bagan – bagan
  3. Menggunakan komputer untuk memproses informasi
  4. Menghasilkan simulasi tiga dimensi dengan tongkat pengarah pada pusat (terminal) grafik, dan
  5. Pengukuran kekuatan, akurasi, kecepatan, dan daya tahan/ketahanan.
Itulah peranan biomekanika dalam olahraga yang sangat bermanfaat sekali terhadap analisis teknik gerak atlet ketika melakukan performa pada saat latihan atau pertandingan. Terima kasih.

Artikel Terkait