Permainan Benteng atau Bentengan (Penjelasan Lengkapnya)

2017-01-08

Permainan Benteng atau Bentengan (Penjelasan Lengkapnya)

Penjelasan Lengkap Permainan Benteng. Permainan benteng merupakan salah satu permainan tradisional yang merupakan bagian budaya Indonesia. Permainan ini ada di daerah-daerah wilayah Nusantara dengan nama yang berbeda tetapi mempunyai makna yang sama. Permainan ini menuntut pelakunya memiliki kelincahan dan kecepatan lari, permainan ini memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai wahana dalam upaya meningkatkan ketangkasan.

Selain itu permainan ini dapat menghibur para pelakunya. Karena itu, permainan ini disukai oleh anak-anak juga orang dewasa. Dahulu, permainan benteng biasanya dilakukan oleh anak-anak pada saat beristirahat di Sekolah atau pada hari-hari libur, atau pada saat bercengkerama dengan teman-temannya.

Pelaksanaan: Anak-anak dibagi dalam dua kelompok (A+B). Setiap kelompok terdiri atas 5 sampai 10 orang anak. Untuk setiap kelompok buatlah sebuah lingkaran. Besarnya lingkaran disesuaikan dengan jumlah anak. Untuk setiap kelompok diundi dengan hompimpah kelompok yang menang disebut buruan (B), dan yang kalah disebut pemburu (A). Pemain B1 keluar dari benteng dikejar oleh A di sekitar kedua benteng.B1 dapat kembali ke benteng B untuk berlindung dari kejaran A. Selanjutnya keluar B2 yang akan dikejar oleh A1.Kalau A1 lelah, dia harus kembali ke benteng A dan diganti oleh A2. Pemain hanya boleh 2 orang di luar benteng. Sekiranya pemain B ada yang tertangkap oleh A, maka B akan ditawan A dalam benteng A. Permainan di lanjutkan dengan kelompok A sebagai buruan dan B sebagai Pemburu.

Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Permainan Benteng atau Bentengan (Penjelasan Lengkapnya)
Gambar Permainan Benteng
Satu saat akan terjadi salah satu benteng (B) hanya dijaga oleh satu orang penjaga yang bertugas menjaga benteng, dan bertugas membantu menyelamatkan teman-temannya yang ditawan di benteng A serta menangkap A5. Di lain pihak juga A5 bertugas merebut benteng B, menunggu B5 keluar benteng dan menjaga tawanan (B1,2,3,4) serta menangkap B5. Kalah menangnya permainan tergantung pada, mana yang lebih cepat antara A5 merebut benteng B, atau B5 dapat memegang tangan B4, sehingga tawanan selamat dan benteng A jatuh.

Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Permainan Benteng atau Bentengan (Penjelasan Lengkapnya)
Gambar Permainan Benteng
Dari kutipan diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa permainan benteng itu merupakan suatu permainan yang dapat meningkatkan ketangkasan siswa. Ketangkasan yang dimaksud adalah ketangkasan seperti lari, menghindar, menyusup, dan sebagainya. Selain itu, melalui permainan benteng dalam siswa akan berkembang sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerjasama, percaya diri, dan demokratis melalui aktivitas jasmani, keterampilan gerak dan keterampilan teknik serta strategi permainan, keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain, dan sebagainya. Dengan kata lain permainan benteng dapat dijadikan sebagai wahana untuk mencapai tujuan umum pembelajaran penjas seperti yang dikemukakan pada bagian depan.

Permainan benteng akan meningkatkan rasa sosial dan toleransi, kerjasama, demokratis, karena permainan ini melibatkan banyak orang, yaitu 5 orang sampai dengan 10 orang laki-laki atau perempuan. Artinya permainan gobag bundar dapat dimainkan oleh siswa laki-laki atau perempuan, bahkan dalam pelaksanaannya, laki-laki dan perempuan dapat digabung menjadi satu kelompok.

Menurut Pontjoputro, Mukhloid, dan Aminah (1994: 88) “Permainan benteng cocok untuk siswa kelas V atau sesuai dengan perkembangan fisik, mental, sosial dan emosional anak-anak sekolah dasar kelas V. Pada masa ini anak-anak suka akan permainan-permainan kelompok yang bersifat pertandingan-pertandingan”.

Dalam permainan benteng hanya dibutuhkan sebidang tanah datar dengan ukuran yang disesuaikan dengan jumlah peserta. Pada tanah tersebut dibuat dua buah lingkaran. Besar lingkaran tersebut tergantung pada jumlah pemain. Dalam penelitian ini, jarak dari lingkaran atau benteng A ke benteng B 10 m. Di atas tanah tersebut dibuat dua buah lingkaran yang berdiameter 5 m bisa di sesuaikan dengan kebutuhan, dalam lingkaran tersebut ditancapkan tongkat yang merupakan benteng A dan benteng B.

Nah itulah artikel mengenai penjelasan lengkap permainan benteng atau ada yang menyebut bentengan. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait