Proses Belajar Mengajar Keterampilan Gerak

2017-01-07

Proses Belajar Mengajar Keterampilan Gerak

Proses belajar mengajar keterampilan gerak merupakan istilah yang tidak asing lagi dalam dunia pendidikan, terutama pendidikan jasmani dan kesehatan (penjas). Dalam istilah itu nampak ada tiga komponen yang perlu diartikan yaitu proses belajar, proses mengajar dan gerak. Proses belajar dilakukan oleh siswa (peserta didik) dan proses mengajar dilakukan oleh guru (pengajar), sedangkan keterampilan gerak merupakan objek garapan dari kedua proses tersebut.

Proses belajar mengajar tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lainnya. Bahkan masih banyak orang yang berpendapat bahwa kalau ada proses belajar tentulah ada proses mengajar. Anggapan tersebut sekarang ini sebanarnya sudah kurang tepat lagi, karena belajar hakikatnya adalah interaksi antara individu dengan lingkungannya. Jadi, selama ada reaksi dari individu terhadap stimulus dan lingkungannya dapat dikatakan individu tersebut belajar. Dengan demikian, guru bukan satu-satunya sumber belajar, karena guru dalam proses belajar mengajar hanya bagian lingkungan siswa. Peran guru dalam proses belajar mengajar adalah sebagai pengelola, seperti diungkapkan Sardiman (2001 : 46) sebagai berikut :

Mengajar diartikan sebagai suatu aktivitas mengorganisasi atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak, sehingga terjadi proses belajar. Mengajar dikatakan sebagai upaya menciptakan kondisi yang kondusif untuk berlangsungnya kegiatan belajar bagi para siswa, sehingga membantu perkembangan anak secara optimal baik jasmani maupun rohani, baik fisik maupun mental.

Dari kutipan tersebut, nampak bahwa lingkungan merupakan sumber belajar siswa dan tugas guru adalah mengorganisasi lingkungan serta menghubungkannya dengan siswa sehingga terjadi proses belajar. Dalam hal ini lingkungan belajar adalah segala sesuatu yang ada di luar individu yang belajar, termasuk guru-guru, buku-buku, alat-alat pelajaran, dan lain-lain. Dengan demikian, meskipun guru bukan merupakan satu-satunya sumber belajar, tetapi kehadiran guru dalam proses belajar mengajar adalah penting.
Proses Belajar Mengajar Keterampilan Gerak
Proses belajar keterampilan gerak tidak hanya melibatkan aspek fisik saja, tetapi juga melibatkan aspek psikhis. Misalnya agar dapat melakukan gerak, terlebih dahulu seseorang harus memahami konsep gerak baik diperoleh melalui pengalaman langsung (melihat atau mengamati gerakan yang sedang dipelajari yang dilakukan oleh model yang betul-betul piawai secara langsung maupun melalui media audio visual dan mencoba melakukannya sendiri) maupun tak langsung (memahami konsep gerakan yang dipelajari melalui penjelasan guru dengan bantuan media audio visual tanpa mencoba melakukannya sendiri).

Dalam kaitannya dengan proses belajar mengajar keterampilan gerak dapat dinyatakan bahwa objek dari upaya belajar mengajar gerak adalah perilaku gerak manusia, sehingga dapat dikatakan proses belajar gerak adalah perubahan perilaku gerak akibat pengalaman dan latihan yang relatif menetap. Pada akhirnya dapat disimpulkan bahwa proses belajar mengajar gerak adalah upaya yang disengaja untuk mengubah perilaku individu dalam melakukan gerakan yang benar.

Itulah artikel mengenai proses belajar mengajar keterampilan gerak yang bisa digunakan untuk para guru penjas atau praktisi olahraga dalam membantu anak didik atau anak binaan kita mempelajari sebuah keterampilan gerak. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menjadi tambahan pengetahuan di bidang penjas. Terima Kasih.
Artikel Terkait