Tipe Tubuh Atletis (Ideal) Untuk Cabang Olahraga

2017-02-24

Tipe Tubuh Atletis (Ideal) Untuk Cabang Olahraga

Tipe Tubuh Atletis atau Tubuh Ideal Untuk Cabang Olahraga. Tipe tubuh atletis (ideal) menurut arnot dan gaines (1984: 55) adalah tingkat perbandingan otot seseorang dengan berat badannya. Menurut Thompson (1993: 27) indek mesomorf (tipe tubuh atletis) adalah ukuran individu-individu yang memiliki bentuk otot dan tubuh proporsional. Pendapat lain oleh Pyke dan Waston (1978: 38) mengungkapkan bahwa tipe tubuh manusia ada 3 macam bentuk tubuh yaitu mesomorf, ektomorf, dan endomorf. Postur atau bentuk tubuh merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam pembinaan atlet supaya dapat mencapai prestasi maksimal.

Dalam dunia olahraga, bentuk tubuh (postur) merupakan bagian dan pengamatan pelatih olahraga dalam proses pencarian atlet berbakat (scouting talent). Gambaran bentuk tubuh merupakan salah satu unsur untuk menentukan atlet berpotensi. Tidak ada dua orang atlet yang dapat berlari dengan cara yang sama meskipun atlet tersebut kembar identik. Hal tersebut dikarenakan mereka memiliki perbedaan dalam struktur anatomis dan proporsi tubuhnya.

Pengukuran tipe tubuh atletis (ideal) dilakukan dengan cara mengukur :
  1. Lingkar lengan atas kanan
  2. Lingkar betis kanan
  3. Jarak bi-epicondilus humerus kanan
  4. Jarak bi-epicondilus femur kanan
  5. Tebal lemak lengan atas kanan, dan
  6. Tebal betis kanan
Atlet sprinter merupakan orang yang termasuk ke dalam kategori tipe tubuh atletis, badan bagian atasnya sangat berotot yang merupakan pendorong pada 20 meter pada saat berlari.
Tubuh Atletis
Beberapa cabang olahraga membutuhkan unsur-unsur yang dimiliki oleh somatotipe. Somatotipe adalah uraian bentuk tubuh (postur) dari komposisi fungsional dan ukuran tubuh.

Bentuk tubuh atletis di indikasikan dengan terlihatnya otot ketika berkontraksi. Tubuh atletis dengan otot yang bagus maka akan dapat menunjang aktivitas fisik atau aktivitas latihan fisik pada cabang olahraga yang ditekuninya semakin efektif dan efisien. Sehingga terjadi sinkronisasi antara energi yang ada dalam tubuh dengan alat gerak aktif (otot) yang bagus untuk melakukan kinerja fisik pada cabang olahraga yang ditekuninya.

Itulah artikel mengenai tipe tubuh atletis (ideal) untuk cabang olahraga. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca, sebagai pertimbangan untuk penentuan pemanduan bakat (scouting talent) yang sedang dilaksanakan. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait