Efek Fisiologis Massase

2017-03-13

Efek Fisiologis Massase

Efek Fisiologis Massase. Artikel kali ini akan membahas mengenai efek fisiologis massase atau dampak secara ilmu faal terapi massase dalam olahraga terhadap fungsi anggota tubuh kita. Sampai dengan dewasa ini terdapat banyak penelitian yang telah membuktikan manfaat fisiologis masase. 

Secara umum jaringan tubuh yang banyak terpengaruh oleh terapi massase adalah otot, jaringan ikat, pembuluh darah, pembuluh limfe dan saraf. Efek yang didapat ketika seorang atlet atau bahkan kita yang bukan atlet ketika diberi terapi massase sangat mempengaruhi fisiologis tubuh menjadi lebih positif.

Beberapa pengaruh yang didapat sesuai dengan yang dijelaskan oleh Gouts (1994:149) yang menguraikan pengaruh massase pada organ-organ seperti otot, jaringan ikat, pembuluh darah, limfe dan saraf. seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.
Efek Fisiologis Massase
Secara keseluruhan proses pada massase olahraga menurut Best (2008:446) menguraikan bahwa proses tersebut bermanfaat untuk:
  1. Membantu mengurangi pembengkakan pada fase kronis lewat mekanisme peningkatan aliran darah dan limfe.
  2. Mengurangi persepsi nyeri melalui mekanisme penghambatan rangsang nyeri (gate control) serta peningkatkan hormon morphin endogen
  3. Meningkatkan relaksasi otot sehingga mengurangi ketegangan/spasme atau kram otot.
  4. Meningkatkan jangkauan gerak, kekuatan, koordinasi, keseimbangan dan fungsi otot sehingga dapat meningkatkan performa fisik atlet sekaligus mengurangi resiko terjadinya cedera pada atlet.
  5. Berpotensi untuk mengurangi waktu pemulihan dengan jalan meningkatkan supply oksigen dan nutrient serta meningkatkan eliminasi sisa metabolisme tubuh karena terjadi peningkatan aliran darah
Seperti yang dijelaskan pada point pertama yaitu membantu mengurangi pembengkakan pada fase kronis melalui mekanisme peningkatan aliran darah dan limfe. Pembengkakan terjadi karena akumulasi cairan yang keluar dari pembuluh darah yang pecah akibat faktor traumatik (benturan) cairan yang keluar dari pembuluh darah disebut juga dengan cairan eksudat. Sehingga masuk ke jaringan yang ada disekitar pembuluh darah yang putus tadi.

Setelah melakukan terapi dinging melalui konsep RICE (Rest Ice Compression and Elevation) maka terapi lanjutannya bisa menggunakan massase olahraga dengan maksud untuk meningkatkan dan melancarkan aliran darah kita.

Baca juga => Mengatasi cedera otot, tendon dan ligamen dengan Metode R.I.C.E (Rest Ice Compression and Elevation)

Manfaat massase olahraga juga sangat penting ketika atlet mengalami kejang otot, sehabis bertanding. Kejadian tersebut bisa ditanggulangi dengan cara massase olahraga yang sesuai dengan aturan massase cedera olahraga. Seorang Masseur harus mengetahui anatomi tubuh secara menyeluruh, sehingga nanti ketika melakukan massase, dia paham betul bagaimana memijat bagian tubuh yang mengalami cedera.

Itulah artikel mengenai efek fisiologis massase. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait