Jenis Kelelahan dalam Olahraga

2017-04-27

Jenis Kelelahan dalam Olahraga

Jenis Kelelahan dalam Olahraga. Macam dan jenis kelelahan dalam olahraga ada beberapa macam, yang terkait dengan kemampuan fungsional tubuh kita. Ketika kita berolahraga, pada suatu saat akan muncul yang namanya kelelahan. Jenis olahraga yang dilakukan dalam waktu yang lama, akan muncul satu fase ketika otot sudah tidak bisa melakukan kontraksi lagi.

Macam dan jenis kelelahan dalam olahraga harus diketahui oleh para olahragawan baik yang menjadi atlet atau yang sekedar hobi saja. Dengan mengetahui berbagai jenis kelelahan dalam olahraga, kita bisa mengantisipasi dan mengatasi kelelahan yang muncul ketika berolahraga.

Pembagian Jenis Kelelahan dalam Olahraga

Kelelahan dalam olahraga dibagi menjadi beberapa macam, ada yang dikarenakan sambungan antara saraf dan otot yang sudah tidak bisa menyalurkan perintah dari otak ke otot lagi, disebut juga dengan kelelahan neuromuscular junction. Berikutnya ada jenis kelelahan yang berkaitan dengan kelelahan mekanisme kontraksi otot. Kemudian ada juga jenis kelelahan berkaitan dengan kelelahan sistem saraf pusat (CNS = Central Neurvous System). Untuk lebih jelasnya kita bahas satu persatu pembagian jenis kelelahan dalam olahraga.
Jenis Kelelahan dalam Olahraga

Kelelahan Neuromuscular Junction

Jenis kelelahan neuromuscular junction, sering terjadi pada cabang olahraga dominan anaerobik yang membutuhkan kekuatan, kecepatan, daya ledak otot dan dilakukan dengan intensitas berubah-ubah (tipe serabut otot putih). 

Kelelahan Mekanisme Kontraksi Otot

Jenis kelelahan dalam olahraga berikutnya adalah kelelahan mekanisme kontraksi otot. Jenis kelelahan ini, terjadi karena cadangan energi yang sudah mulai menipis dan sudah menumpuknya hampas otot berupa asam laktat. Berikut ini pembagian jenis kelelahan mekanisme kontraksi otot.

Menurunya jumlah cadangan energi ATP-PC
Terjadi pada cabang olahraga dominan anaerobik. Kadar ATP kembali ke kondisi awal ± 76% apabila ada supply O2 sekitar 2 menit + makanan yang kaya akan glukosa dan karbohidrat sederhana.

Menurunya jumlah cadangan glikogen otot
Terjadi pada cabang olahraga dominan aerobik (waktu lama dan intensitas berubah-ubah). Menurunya cadangan glikogen otot akan menimbulkan Bonking (koord. otot dan saraf menurun).

Penumpukan asam laktat
Penumpukan asam laktat sering menimbulkan rasa  sakit (kram) biasanya terjadi pada tipe otot putih. Cara untuk menyingkirkan asam laktat : Outomassage sehingga terjadi vasodilatasi pembuluh darah, peregangan aktif, konsumsi makanan kaya glukosa, garam dan karbohidrat.

Kelelahan karena susunan saraf pusat

Jenis kelelahan ini terjadi akibat gangguan lokal yang dikirim ke saraf pusat dari sensorik (penerima rangsang) dan gangguan otak dalam menghantarkan perintah ke otot yang aktif (motorik). Jenis kelelahan ini bisa terjadi karena tubuh sudah sangat lelah atau tidak lancarnya penghantaran perintah saraf. Misalnya, sudah mulai banyak unforce error (kesalahan yang dilakukan tanpa ada tekanan dari lawan).

Dengan mengetahui jenis kelelahan dalam olahraga, kita sudah harus bisa mengantisipasi kelelahan yang akan terjadi ketika kita melakukan olahraga. Ibarat sebuah motor atau mobil yang digunakan dalam jangka waktu yang lama, membutuhkan waktu untuk recovery dan perawatan karena tidak bisa digunakan terus menerus, meskipun mobil mewah sekalipun seperti lamborghini, ferrari, bmw, dsb.

Itulah artikel mengenai jenis kelelahan dalam olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait