Cara Membentuk Otot Bahu dengan Latihan Beban

2017-05-14

Cara Membentuk Otot Bahu dengan Latihan Beban

Cara Membentuk Otot Bahu dengan Latihan Beban. Membentuk otot bahu menjad lebih padat bisa menggunakan metode latihan beban atau biasa disebut dengan weight training. Untuk membuat tubuh kita menjadi terlihat ideal, dibutuhkan otot bahu yang padat dan berisi. Dengan memiliki bahu yang berotot padat maka fungsi ototnya juga akan meningkat dan bisa bermanfaat untuk mendukung aktivitas kita sehari-hari.

Seperti sebuah mesin motor atau mobil yang memiliki kapasitas tinggi maka kemampuannya juga akan semakin tinggi. Coba kita lihat saja jenis motor atau mobil mewah yang memiliki kapasitas mesin yang besar seperti jenis motor ducati, kawasaki ninja, yamaha r6 dan honda cbr 600 cc. Atau seperti jenis mobil mewah sporty bermerk ferrari, aston martin, dodge porsche, nissan gt dan mobil mewah lainnya. Rata-rata memiliki kapasitas mesin besar untuk meningkatkan fungsional mobil tersebut. Sama halnya dengan otot kita sendiri, kapasitas otot sering kali terlihat dari komposisi massa otot itu sendiri, semakin banyak dan padat massa otot biasanya fungsionalnya pun akan meningkat.

Cara melatih otot bahu supaya mendapat bentuk yang ideal, lebih baik menggunakan latihan beban (weight training). Selain terukur dari segi beban latihannya, dapat meningkatkan otot bahu kita dengan cepat.

Latihan Beban untuk Membentuk Otot Bahu

Metode latihan beban (weight training) memilik beberapa macam cara, diantaranya adalah sistem repetisi maksimum. Cara latihan beban dengan menggunakan repetisi maksimum memiliki beberapa tingkatan sesuai dengan tujuan latihan beban tersebut, diantaranya adalah untuk kekuatan, power (daya ledak otot) dan daya tahan otot (muscle endurance).


Berikut ini adalah bentuk-bentuk latihan beban yang ditujukan untuk otot bahu sebagai cara membentuk otot bahu dengan latihan beban.

Alternating Cable Shoulder Press
Cara Membentuk Otot Bahu dengan Latihan Beban
Kekuatan = 8-12 Repetisi, 3 set (Gerakan tanpa speed)
Power (Daya Ledak Otot) = 12-15 Repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)
Daya Tahan Otot =  20-25 repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)

Alternating Deltoid Raise
weight training Alternating Deltoid Raise
Kekuatan = 8-12 Repetisi, 3 set (Gerakan tanpa speed)
Power (Daya Ledak Otot) = 12-15 Repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)
Daya Tahan Otot =  20-25 repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)

Anti-Gravity Press
Latihan otot bahu Anti-Gravity Press
Kekuatan = 8-12 Repetisi, 3 set (Gerakan tanpa speed)
Power (Daya Ledak Otot) = 12-15 Repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)
Daya Tahan Otot =  20-25 repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)

Bent Over Dumbbell Rear Delt Raise With Head On Bench
Latihan Otot Bahu Bent Over Dumbbell Rear Delt Raise With Head On Bench
Kekuatan = 8-12 Repetisi, 3 set (Gerakan tanpa speed)
Power (Daya Ledak Otot) = 12-15 Repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)
Daya Tahan Otot =  20-25 repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)

Face Full
Latihan Otot Bahu Face Full
Kekuatan = 8-12 Repetisi, 3 set (Gerakan tanpa speed)
Power (Daya Ledak Otot) = 12-15 Repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)
Daya Tahan Otot =  20-25 repetisi, 3 set (Gerakan dengan speed)

Itulah bentuk latihan membentuk otot bahu dengan menggunakan latihan beban. Sebagai dasar dari komponen fisik yang menjadi tujuan latihan adalah komponen fisik kekuatan. Lakukan repetisi untuk kekuatan terlebih dahulu, jangan langsung naik pada power atau daya tahan otot.

Sekian artikel mengenai cara membentuk otot bahu dengan latihan beban. Semoga bisa bermanfaat bagi pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait