Cara Menentukan Waktu Istirahat yang Tepat dalam Olahraga

2017-05-04

Cara Menentukan Waktu Istirahat yang Tepat dalam Olahraga

Cara menentukan waktu istirahat yang tepat dalam olahraga. Menentukan waktu istirahat yang tepat pada saat berolahraga merupakan sebuah cara untuk menjaga tubuh kita supaya tidak mengalami overuse (penggunaan berlebihan). Dengan mengetahui lama waktu istirahat kita, maka kita dapat melakukan olahraga secara maksimal tanpa dihantui oleh faktor resiko terjadinya cedera.

Menentukan waktu istirahat yang tepat bagi tiap individu memang terbilang sangat jarang dilakukan oleh para penggiat olahraga. Dimungkinkan karena faktor ketidaktahuan mengenai cara menentukan waktu istirahatnya. Dalam artikel kali ini, kita akan coba bahas mengenai cara menentukan waktu istirahat yang tepat dalam olahraga. Supaya para pembaca dunia olahraga, bisa menentukan sendiri waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh untuk memulihkan energi.

Mengetahui Indikator Waktu Istirahat dalam Berolahraga

Indikator yang paling mudah untuk menentukan waktu istirahat pada saat berolahraga adalah denyut jantung kita. Selain bisa dijadikan indikator untuk menentukan waktu istirahat, denyut jantung juga merupakan indikator untuk penentuan intensitas latihan atau olahraga.

Baca juga :

Dengan mengetahui indikator waktu istirahat maka kita bisa menentukan waktu istirahat yang tepat ketika kita berolahraga.
Cara Menentukan Waktu Istirahat yang Tepat dalam Olahraga

Waktu Istirahat pada Saat Melakukan Olahraga

Yang dimaksud dengan waktu istirahat pada saat melakukan olahraga adalah jeda waktu pemulihan di antara pengulangan gerakan yang harus dilakukan pada saat berolahraga. Contohnya seperti ketika kita sedang melakukan latihan berupa circuit training (Latihan Sirkuit). Latihan berbentuk sirkuit biasanya berkaitan juga dengan metode latihan interval (interval training). Latihan interval adalah latihan yang diselingi waktu istirahat antara gerakannya.

Yang jadi pertanyaan mungkin, berapa lama kita harus istirahat ketika sedang melakukan latihan dengan metode Interval?. Kita kembali lagi pada indikator yang mudah untuk menentukan waktu istirahat yaitu denyut jantung kita sendiri.

Cara Menentukan Waktu Istirahat yang Tepat dalam Olahraga

Jumlah waktu istirahat tiap individu berbeda-beda, meskipun kembar identik. Cara untuk menentukan waktu istirahatnya adalah sebagai berikut:
  1. Hitunglah denyut jantung kita setelah melakukan pemanasan (sebelum melakukan olahraga inti)
  2. Setelah melakukan olahraga inti pada sesi pertama, kemudian hitung denyut jantung setelah melakukan olahraga inti tersebut.
  3. Kemudian berikan istirahat di 1 menit untuk menit ke-1.
  4. Setelah istirahat pada menit ke-1 maka hitung kembali apakah denyut jantung kita sudah kembali ke sebelum melakukan olahraga inti pada sesi pertama atau belum.
  5. Jika denyut jantung sudah kembali ke sebelum melakukan olahraga inti, maka istirahat kita cukup 1 menit. Dan siap kembali untuk melakukan sesi kedua.
  6. Jika di 1 menit ke-1 belum kembali ke semula, maka lanjutkan 1 menit ke-2.
  7. Setelah 1 menit ke-2 diberikan, kemudian hitung kembali dan bandingkan apakah sudah mendekati atau sama denyut jantung kita dengan sebelum melakukan olahraga inti pada sesi pertama?. Jika sudah kembali ke sebelum melakukan olahraga inti pada sesi pertama, maka waktu istirahat kita adalah 2 menit.
Contohnya seperti berikut ini :
Bentuk olahraga yang akan kita lakukan adalah latihan SQUAT (Jongkok Berdiri) selama 1 menit. Dilakukan sebanyak 5 sesi. Antar sesi diselingi jeda waktu istirahat. Maka yang harus pertama kita cari tahu adalah denyut jantung sebelum pemanasan terlebih dahulu misalkan didapat sebesar 80 d/m (denyut/menit). Kemudian lakukan pemanasan beberapa menit untuk menyiapkan tubuh menuju olahraga inti yaitu squat.

Setelah melakukan pemanasan, kemudian kita hitung kembali denyut jantung kita yang merupakan patokan untuk denyut jantung pemulihan menghadapi sesi berikutnya. Misalkan setelah pemanasan denyut jantung kita sebesar 110 d/m  (denyut/menit).

Lakukan olahraga inti berupa SQUAT (jongkok berdiri) selama 1 menit. Setelah sesi pertama squat berakhir, hitung berapa denyut jantung setelah melakukan squat pada sesi pertama. Misalkan 150 d/m (denyut/menit).

Setelah sesi pertama beres dan sudah dihitung denyut jantungnya, maka jalankan stopwatch selama 1 menit untuk memberikan waktu istirahat pada jantung supaya turun jumlah denyutannya. Ketika 1 menit ke-1 berakhir kemudian hitung kembali jumlah denyut jantung kita. Misalkan didapat 110 d/m (denyut/menit).

Sebelum memberikan waktu istirahat berikutnya di 1 menit ke-2. Kita lihat catatan jumlah denyut jantung pada saat beres melakukan istirahat di 1 menit ke-1. Dari contoh misal tadi, maka di 1 menit ke-1 denyut jantung sudah kembali ke posisi sebelum melakukan squat pada sesi pertama. Maka waktu istirahat antar sesinya kita bisa tentukan sebanyak 1 menit untuk olahraga SQUAT 1 menit. Jika di rasiokan, maka rasio olahraga dengan waktu istirahat untuk squat 1 menit adalah 1:1.

Itulah contoh untuk menentukan waktu istirahat yang tepat dalam olahraga. Dengan mengetahui waktu istirahat kita setelah melakukan olahraga, kita bisa mendapatkan manfaat dari melakukan olahraga yang benar.

Sekian artikel mengenai cara menentukan waktu istirahat yang tepat dalam olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait