Pengertian Olahraga Bulutangkis dan Kondisi Fisiknya

2017-05-22

Pengertian Olahraga Bulutangkis dan Kondisi Fisiknya

Pengertian Olahraga Bulutangkis dan Kondisi Fisiknya. Permainan olahraga bulutangkis merupakan olahraga yang bersifat individual dan dapat dilakukan pada nomor tunggal, ganda dan ganda campuran. Permainan olahraga bulutangkis ini menggunakan raket sebagai alat pemukul dan shuttlecock sebagai objek yang dipukul. Beberapa alat dan peraturan yang juga mendukung adalah memiliki ukuran resmi lapangan, tiang, jaring (net), perwasitan dan penilaian.

Pola gerak dominan yang perlu dikembangkan untuk bulutangkis adalah pola gerak melangkah, melompat dan berlari, dengan arah depan, belakang, serong kiri dan kanan kemudian gerakan memukul dari atas kepala, dari samping dan dari bawah.

Peraturan yang di pakai dalam permainan bulutangkis mengacu kepada IBF (International Badminton Federation) yang kini berubah menjadi BWF (Badminton World Federation) yang mengubah system tanpa perpindahan bola (rally point) dan angka penentu kemenangan 21 dimana satu partai pertandingan (match) terdiri dari “best of three games” (terbaik dari 3 game).
Pengertian Olahraga Bulutangkis dan Kondisi Fisiknya
Badminton World Federation (BWF) sempat mengubah peraturan perolehan angka 7 sebagai penentu kemenangan. Peraturan ini digunakan oleh semua kategori permainan bulutangkis. Peraturan ini tidak bertahan lama, kurang lebih peraturan ini hanya di pakai selama satu tahun dan setelah itu BWF mengubah kembali dalam peraturan yang lama yaitu perolehan angka 15. Pada akhirnya BWF kini telah menetapkan peraturan yang baru, yaitu mengubah system permainan dan perolehan angka menjadi 21.

Kondisi Fisik dalam Permainan Bulutangkis

Selain unsur kondisi fisik dalam permainan bulutangkis harus di tunjang dengan teknik dan taktik untuk mencapai prestasi yang tinggi, sehingga dapat dikatakan bahwa unsur kondisi fisik inilah yang mendasari semua teknik-teknik gerakan dalam permainan bulutangkis.

Masalah taktik lainnya dalam permainan bulutangkis adalah mempertahankan ruang. Untuk memecahkan masalah tersebut, pemain harus mampu membatasi ruang gerak lawan, menekan pemain lawan dengan cara menempatkan bola pada ruang yang kosong.

Adapun usaha mencapai prestasi maksimum bermain bulutangkis persiapan bukan hanya ditekankan kepada penguasaan teknik dan taktik saja tetapi kondisi fisik yang sempurna. Adapun unsur fisik yang perlu di jaga dan ditingkatkan adalah:
  1. Kekuatan, adalah komponen kondisi fisik seorang tentang kemampuannya dalam mempergunakan otot untuk menerima beban sewaktu bekerja.
  2. Daya tahan, adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan otot ataupun sistem jantung.
  3. Daya lentur, merupakan efektifitas seorang dalam penyesuaian diri untuk segala ativitas dengan penguluran tubuh yang luas.
  4. Daya ledak, adalah kemampuan seseorang dalam mempergunakan kekuatan maksimum yang di kerahkan dalam waktu yang sependekpendeknya.
  5. Kelincahan, adalah kemampuan seorang mengubah posisi di area tertentu.
  6. Koordinasi, adalah kemampuan seorang mengendalikan organ-organ syaraf otot.
  7. Ketepatan, adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerak-gerak bebas terhadap suatu sasaran.
  8. Kecepatan, adalah kemampuan seseorang untuk mengerjakan gerak berkesinambungan dalam bentuk yang sama dalam waktu yang sesingkatsingkatnya.
  9. Reaksi, adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam bentuk menanggapi rangsangan yang ditimbulkan lewat indra.
Apabila menginginkan kondisi fisik, taktik, mental mengalami peningkatan maka dibutuhkan suatu latihan.

Itulah artikel mengenai pengertian olahraga bulutangkis dan kondisi fisiknya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait