Program Latihan Olahraga di Bulan Puasa

2017-05-26

Program Latihan Olahraga di Bulan Puasa

Program latihan olahraga di bulan puasa. Penerapan program latihan olahraga di bulan puasa ramadhan harus tetap dijalankan untuk membina kondisi fisik atlet. Bagi umat islam, bulan puasa ramadhan merupakan bulan suci diantara 12 bulan. Kewajiban menjalankan puasa tidak boleh terganggu dengan adanya program latihan olahraga bagi atlet.

Pada bulan puasa ramadhan, seorang atlet muslim menghadapi tantangan yang lumayan berat. Yaitu, dia harus menjalankan ibadah puasa dan menjalankan program latihan olahraga. Penerapan program latihan olahraga di bulan puasa, akan sedikit berbeda dengan program latihan di luar bulan ramadhan. Baik dari segi waktu pelaksanaan unit latihan pada tiap harinya, maupun dari volume dan intensitas latihan. Seorang pelatih diberi tantangan juga dengan tuntutan harus jeli memberikan porsi atau dosis latihan olahraga yang diberikan pada atletnya.

Program Latihan Olahraga di Bulan Puasa, Fokus pada Penurunan Kadar Lemak Atlet

Pada saat melakukan puasa ramadhan, seorang atlet akan berhenti mengonsumsi makanan dan minuman apapun dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Selama waktu tersebut tubuh kita menggunakan energi dari cadangan energi tubuh berupa lemak yang tersimpan dibawah lipatan kulit untuk melakukan aktivitas menjelang sore harinya. Dengan begitu, penurunan kadar lemak bisa terbantu.

Baca Juga => Menyusun Periodisasi Program Latihan
Program Latihan Olahraga di Bulan Puasa Ramadhan
Bagi cabang olahraga yang membutuhkan bentuk tubuh yang ideal dengan kadar lemak tubuh yang rendah, momen puasa ini justru bisa menguntungkan untuk program latihan olahraganya. Bulan puasa bukan halangan untuk tidak menjalankan program latihan. Berkaca pada program diet dari om deddy corbuzier yang menyusun program diet OCD dengan menggunakan sistem puasa atau fasting, hasilnya cukup memuaskan.

Waktu yang Tepat Melaksanakan Unit Latihan per Hari dalam Program Latihan Olahraga di Bulan Puasa

Waktu Pelaksanaan unit latihan dalam program latihan olahraga selama bulan puasa ramadhan harus diubah menjelang ke waktu berbuka puasa. Bisa dilakukan 2 jam sebelum waktu berbuka. Dengan begitu, seorang atlet akan segera melakukan loading nutrisi setelah melakukan latihan.

Jika pelaksanaannya jauh dari waktu berbuka, kemungkinan bisa mengganggu ibadah puasa yang sedang dilakukan oleh atlet tersebut. Setelah melakukan unit latihan, seorang atlet harus mendapatkan input nutrisi yang baik untuk mengganti energi yang sudah dipakai pada saat latihan.

Dengan mengubah waktu pelaksanaan unit program latihan olahraga di bulan puasa seperti itu, atlet yang sedang melaksanakan ibadah puasa ramadhan bisa tetap melakukan latihan untuk menjaga kebugaran fisiknya.

Selalu ada solusi untuk setiap masalah yang ada, jika kita mau mencari dan menemukannya.

Itulah artikel mengenai program latihan olahraga di bulan puasa ramadhan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait