Tes Fisik Atlet dalam Olahraga Prestasi

2017-05-06

Tes Fisik Atlet dalam Olahraga Prestasi

Tes Fisik Atlet dalam Olahraga Prestasi. Tes fisik merupakan sebuah cara mengetahui tingkat kemampuan fisik atlet yang mendukung terhadap penampilannya dalam olahraga prestasi yang ditekuninya. Konsep fisik akan selalu menunjang teknik keterampilan dasar cabang olahraga memang sangatlah mendasar dan harus benar-benar dipahami.

Sebuah instrumen tes fisik harus benar-benar mengukur komponen kondisi fisik yang akan diukur. Jangan sampai instrumen tes fisik tidak valid pengambilan datanya. Jenis instrumen tes fisik sudah banyak disusun oleh para pakar tes dan pengukuran olahraga. Contohnya seperti bentuk instrumen tes fisik yang diungkapkan oleh Brian Mckenzie. Beliau menyusun 101 instrumen tes fisik untuk mengukur kemampuan kondisi fisik.

Pada tes fisik yang disusun oleh Brian Mckenzie, sudah ada beberapa macam tes yang benar-benar sesuai dengan karakteristik cabang olahraga. Contohnya, seperti tes fisik daya tahan atau tes kapasitas VO2max untuk atlet renang. Dalam tes yang disusun oleh Brian Mckenzie, atlet renang di tes daya tahannya di kolam renang menggunakan tes fisik CSS (Critical Swim Speed). Atlet renang tidak di tes menggunakan tes fisik daya tahan di darat seperti menggunakan cooper tes 2,4 km atau bleep tes.

Beberapa instrumen tes fisik yang disusun Brian Mckenzie sudah di post pada artikel sebelumnya. Atau silahkan klik Instrumen Tes Fisik.
Tes Fisik Atlet dalam Olahraga Prestasi

Jenis Instrumen Tes Fisik Atlet dalam Olahraga Prestasi

Berikut ini, adalah beberapa jenis instrumen tes fisik atlet untuk mengukur kemampuan kondisi fisik atlet yang bisa digunakan oleh para pelatih atau petugas tes fisik.

Instrumen Tes Fisik Daya Tahan Kardiovaskuler

  1. Home Step Test
  2. Tecumseh Step Test
  3. Three Minute Step Test
  4. Queens College Step Test
  5. Tri-Level Aerobic Test
  6. Treadmill General Endurance VO2max Test
  7. One Mile Jog Test
  8. Rockport Fitness Walking Test
  9. Astrand Cycle Test Instructions
  10. Multi Stage Fitness Test (Bleep Test) atau Lari Multi Tahap Bleep Tes
  11. Critical Swim Speed (CSS) untuk Renang
  12. Harvard Step Test
  13. Bruce Treadmill test
  14. Cooper VO2max Test
  15. The 2.4 km Run Test atau Tes Cooper 2,4 Km
  16. Tes Cooper 12 Menit 
  17. Balke VO2max Test
  18. Balke Treadmill Test
  19. Instrumen Tes Fisik Daya Tahan Otot dan Daya Tahan Kardiovaskuler
  20. Yo-Yo Intermittent Test VO2max (Sepakbola dan Olahraga yang serupa)
Untuk tabel kategori VO2max bisa dilihat di artikel ini : Tabel Kategori VO2max.

Instrumen Tes Fisik Lainnya

  1. Burpees Test ( Tes Kelincahan dan Keseimbangan)
  2. Ankle Flexibility Test (Tes Kelentukan Pergelangan Kaki) 
  3. Hip and Trunk Flexibility Test (Tes Kelentukan Pinggul dan Punggung)
  4. Quick Feet Test (Tes Kecepatan Kaki)
  5. Standing Stork Balance Test (Tes Keseimbangan)
  6. T-Test atau T-Tes (Tes Kelincahan)
  7. Shoulder Static Flexibility Test (Tes Kelentukan Bahu)
  8. Shoulder and Wrist Flexibility Test (Tes Kelentukan Bahu dan Pergelangan Tangan)
  9. Trunk and Neck Static Flexibility Test (Tes Kelentukan Punggung dan Leher)
  10. Lateral Change of Direction Test (Tes Kelincahan)
  11. Hexagonal Obstacle Test (Tes Kelincahan, Cocok untuk Olahraga Beladiri)
  12. Zig-zag Test (Tes Kelincahan)
  13. 505 Test atau Tes 505 (Tes Kelincahan)
  14. Illinois Agility Test atau Tes Illinois (Tes Kelincahan)
  15. Sit and Reach Test atau Tes Sit and Reach (Tes Kelentukan)
  16. Trunk Flexion Test (Tes Kelentukan)
  17. Tes Kekuatan, Kecepatan dan Kelentukan
  18. Tes Daya Ledak Otot (Power) Tungkai
  19. Tes Daya Ledak Otot Lengan dan Kelincahan
  20. Tes Push Up dan Sit Up (Tes Daya Tahan Otot Lengan dan Otot Perut)
  21. Tes Kekuatan Tangan, Punggung dan Tungkai
  22. Arrowhead Agility Test (Tes Kelincahan)
  23. Balsom Agility Test (Tes Kelincahan)
Itulah beberapa instrumen tes fisik yang digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan kondisi fisik seorang atlet. Lumayan banyak memang instrumen tes fisik ini. Kita bisa pilih tes fisik yang ada di atas sesuai dengan karakteristik cabang olahraga yang ditekuni.

Memang instrumen tes fisik yang ada sekarang belum lengkap untuk mengakomodir karakteristik tiap cabang olahraga. Semoga saja kedepannya, banyak pakar olahraga yang memiliki ketertarikan untuk mengembangkan instrumen tes fisik. Sehingga kondisi fisik seorang atlet dalam olahraga prestasi bisa terukur dengan VALID sesuai dengan anatomi dan fisiologi gerak pada cabang olahraga yang ditekuni.

Untuk tes psikologis atlet bisa menggunakan kuesioner, bisa dilihat pada artikel yang sudah di publish di website ini melalui link Instrumen Tes Aspek Psikologis Penentu Prestasi Atlet.

Sekian artikel mengenai tes fisik atlet dalam olahraga prestasi. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga dan menambah wawasan dalam bidang tes dan pengukuran olahraga. Terima kasih.
Artikel Terkait