Aklimatisasi dalam Olahraga

2017-06-06

Aklimatisasi dalam Olahraga

Aklimatisasi dalam olahraga. Salam pembaca dunia olahraga, aklimatisasi adalah sebuah proses adaptasi atau penyesuaian diri seorang individu terhadap iklim lingkungan yang baru dan berbeda dengan iklim lingkungan sebelumnya bagi individu tersebut. 

Dalam keilmuan fisiologi olahraga, aklimatisasi adalah sebuah proses adaptasi bio-fisiologis terhadap sifat-sifat alamiah lingkungan. Yaitu sebuah penyesuaian beberapa fungsi fisiologis dalam tubuh pada sifat alami sebuah lingkungan yang baru dan berbeda dengan sifat iklim kawasan sebelumnya yang sudah biasa di tempati.

Kaitan Aklimatisasi dengan Olahraga

Berkaitan dengan kegiatan olahraga yang dilakukan baik di indor atau outdor, iklim lingkungan akan dapat mempengaruhi proses-proses fisiologis dalam tubuh kita. Aktifitas olahraga tidak akan mungkin bisa terlepas dari yang namanya kondisi iklim lingkungan. Keterkaitan tersebut merupakan cikal bakal proses aklimatisasi dalam olahraga, apalagi menyangkut terhadap olahraga prestasi.
Aklimatisasi dalam Olahraga
Faktor yang biasanya paling berpengaruh dari sebuah proses aklimatisasi dalam olahraga adalah perbedaan suhu dan tingkat kelembapan suatu daerah. Pada beberapa olahraga prestasi baik yang single event maupun multi event yang dilaksanakan pada suatu daerah tertentu, biasanya para kontingen perwakilan tiap daerah selalu datang beberapa minggu lebih awal sebelum pelaksanaan event olahraga tersebut. Alasannya adalah untuk mendapatkan proses adaptasi yang tidak lain namanya adalah aklimatisasi.

Tingkat suhu yang terlalu tinggi dari kawasan sebelumnya dapat memberikan efek negatif pada bio-fisiologis tubuh. Jika seorang atlet belum beraklimatisasi dengan baik terhadap lingkungan latihan atau pertandingan yang baru maka akan mengalami perubahan fungsi bio-fisiologis dengan cepat ke arah yang merugikan dan bahkan dapat membahayakan kondisi tubuh atlet tersebut.

Pindahnya seseorang ke kawasan dengan iklim yang berbeda dari kawasan sebelumnya dapat mempengaruhi mekanisme pengaturan keseimbangan bio-fisiologis untuk mempertahankan suhu tubuh dan sistem cairannya. Mekanisme itu sangat penting untuk mempertahankan homeostatis tubuh. 

Homeostatis adalah tubuh akan selalu mempertahankan keadaan seimbang cairannya antara input dengan output yang berpengaruh terhadap fungsional sel yang ada di dalam jaringan untuk melaksanakan tugasnya, baik dalam kegiatan fisik berupa olahraga maupun psikis.

Contoh kasus ketika piala dunia di Brazil atau Afrika Selatan, banyak pemain sepakbola yang mengalami kejang otot diakibatkan suhu udara yang panas dibandingkan daerah asalnya, sehingga sebagai solusinya diberikan waktu water break untuk menjaga homeostatis tubuh.

Jadi bagi olahragawan atau atlet yang akan mengikuti kejuaraan atau pertandingan di daerah yang iklimnya berbeda, maka harus diperhatikan waktu untuk melakukan Aklimatisasi dengan cara berangkat beberapa minggu sebelum event kejuaraan tersebut dimulai.

Itulah artikel mengenai aklimatisasi dalam olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga dan menjadi tambahan wawasan pengetahuan dalam bidang sains olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait