Gerakan Senam Yoga Sebagai Olahraga dan Olahrasa

2017-06-22

Gerakan Senam Yoga Sebagai Olahraga dan Olahrasa

Gerakan senam yoga sebagai olahraga dan olahrasa. Banyaknya sanggar yoga yang berada di kota-kota besar menjadi salah satu alternatif sebagai cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap ancaman stress dari berbagai macam masalah kehidupan. Bahkan di Kota Besar yoga menjadi gaya hidup, dimana orang yang mengikuti gerakan senam yoga di sanggar-sanggar dapat menaikkan strata sosial. Selain itu, sekarang banyak penginapan dan hotel mewah yang menggunakan yoga sebagai salah satu alat promosi pelayanan untuk menarik pengunjungnya.

Beberapa Tujuan Orang Mengikuti Gerakan Senam Yoga di Sanggar

Banyak orang yang mengikuti gerakan senam yoga dengan berbagai tujuan seperti menyembuhkan penyakit, memperoleh ketenangan, menguatkan tulang, dan ada yang hanya coba-coba. Dengan berbagai alasan tersebut banyak orang yang mengikuti latihan gerakan senam yoga, bahkan di setiap tempat senam yoga terdapat 30-50 orang menjadi anggota sanggar senam yoga tersebut.

Dengan berbagai macam tujuan orang mengikuti gerakan senam yoga, para anggota senam yoga merasakan dan beranggapan bahwa yoga bukan hanya sekedar olahraga saja, melainkan dapat mengolah rasa. Dikatakan oleh Jung (dalam Krisna,1999) bahwa latihan gerakan senam yoga menyentuh fisik sehingga menimbulkan keselarasan antara fisik dan mental manusia.

Dinyatakan bahwa gerakan senam yoga dapat mengolah rasa, dapat dibuktikan dari beberapa penelitian yang dilakukan di Amerika yang menyebutkan bahwa gerakan senam yoga tidak hanya menenangkan pikiran saja, tetapi manfaat yoga sangat banyak sekali seperti menyembuhkan penyakit hipertensi, kanker, jantung. Selain itu, senam yoga dapat juga mengurangi stres dan menambah percaya diri, yang dapat dilihat dari para anggota sanggar senam yang telah mengikuti yoga, tampak tenang dalam menyelesaikan masalahnya, Shindu (2006).
Gerakan Senam Yoga Sebagai Olahraga dan Olahrasa

Asal Filosofi Senam Yoga

Menurut Weller (2001), yoga berasal dari kata sanskerta ”yuj” yang berarti “menghubungkan”, yaitu menghubungkan manusia dengan Sang Pencipta. Dalam senam yoga yang paling berperan adalah olahnafas (pranayama). Dimana nafas menjadi bagian terpenting dalam senam yoga meskipun tidak mengesampingkan gerakan (asana), meditasi, dan relaksasi.

Hubungan antara pikiran dan nafas dapat dibuktikan, apabila dalam keadaan tenang nafas kita menjadi lebih pelan dan panjang. Sedangkan dalam keadaan marah dan takut maka nafas kita menjadi pendek dan cepat. Selain olah nafas (pranayama), gerakan senam yoga (asana) juga sangat diperlukan sebagai koordinasi antara otot dan nafas.

Gerakan senam yoga banyak sekali diambil dari nama binatang, karena beranggapan bahwa binatang itu selalu sehat. Dalam yoga terdapat sesi relaksasi. Relaksasi dilakukan dalam yoga setelah melakukan gerakan tubuh (asana). Relaksasi sangat diperlukan dalam yoga karena dengan relaksasi akan mengembalikan keadaan tubuh secara stabil, apabila ada yang kelebihan oksigen di tempat-tempat tertentu.

Dengan melakukan relaksasi maka tubuh akan menjadi rileks dan pikiran menjadi tenang karena oksigen yang berada dalam tubuh seimbang sehingga dapat memperlancar peredaran darah. Dr. Borysenko (dalam Benson, 2000) menyatakan bahwa terapi perilaku berdasarkan pembangkitan respon relaksasi merupakan upaya mempermudah mengatasi masalah.

Dalam senam yoga dikenal juga bagian meditasi. Menurut Widagdo (dalam Ety, 2002) mengatakan bahwa meditasi adalah suatu perjalanan yang bertitik pada keyakinan akan hidup ilahi dalam diri kita. Dalam meditasi kita mengadakan kontak dengan sang sumber kehidupan, dan secara sederhana meditasi berarti hening. Efendi (2002), mengatakan bahwa orang melakukan meditasi dapat mengatasi stres, mendapat ketenangan batin, dan dapat juga mendekatkan diri pada Tuhan.

Menurut Zein (dalam Goleman,2002) menerangkan bahwa meditasi ditanamkan ke dalam bagian pengurangan stres serta relaksasi. Karena meditasi terutama yang berakhir pada keyakinan mendalam, dapat juga menjadi alat yang sangat baik untuk membantu seseorang untuk tetap bersemangat tinggi dan bahkan hidup lebih lama.

Baca Juga => Latihan Yoga Mengecilkan Paha

Senam Yoga sebagai Penghilang Stress Kehidupan

Ety (2002) menguraikan bahwa salah satu upaya bertahan terhadap stres adalah mengubah respon, yaitu melalui yoga, meditasi, teknik pernafasan sehat, relaksasi, terapi aroma dan terapi musik. Dan juga dikuatkan oleh penelitian yang dilakukan Dai Lama (Benson,2000) seorang dokter dan sebagai ahli jantung menyebutkan bahwa, dampak penyakit stres kaitannya dengan penyakit jantung, serta orang yang stres dan ia mempunyai hipertensi bisa menyebabkan penyakit jantung.

Orang yang melakukan meditasi ringan dapat mencapai perubahan fisiologis yang luar biasa termasuk menurunnya hipertensi. Sehingga meditasi dalam stres ini dapat dijadikan daya tahan terdapat stres. Karena banyak orang yang mengalami stres tanpa memandang anak ataupun orang dewasa. Bahkan mulai dari manusia hidup sampai mati.

Stres diakibatkan karena cara berpikir seseorang. Karena stres diakibatkan oleh pikiran seseorang maka meditasi dalam gerakan senam yoga dapat menghilangkan pikiran-pikiran yang ada dengan memfokuskan satu titik dan mengkonsentrasikan dengan nafas.

Itulah artikel mengenai gerakan senam yoga sebagai olahraga dan olahrasa. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima kasih.
Artikel Terkait