Olahraga Pendidikan Sebagai Pendukung Olahraga Prestasi

2017-06-10

Olahraga Pendidikan Sebagai Pendukung Olahraga Prestasi

Olahraga Pendidikan sebagai Pendukung Olahraga Prestasi. Prestasi olahraga Indonesia bisa tercapai dengan sukses jika semua aspek yang mendukungnya bersinergi. Pencapaian prestasi olahraga didapat dari olahraga prestasi yang merupakan puncak dari semua kesinergian faktor pendukungnya. Salah satu faktor pendukungnya adalah olahraga pendidikan. Pelaksana olahraga pendidikan sudah pasti di dalamnya terdapat seorang guru penjas atau biasa kita sebut guru olahraga. Dukungan dari olahraga pendidikan sangat esensial untuk pembinaan sebuah prestasi. Selain meningkatkan kebugaran jasmani siswanya, seorang guru juga sebetulnya menjadi ujung tombak pembinaan prestasi olahraga di sekolah melalui kegiatan ekstrakulikuler yang dibinanya.
Baca juga => 5 Macam Olahraga Berdasarkan Tujuan

Pengertian Olahraga Pendidikan

Olahraga Pendidikan adalah pendidikan jasmani dan olahraga yang dilaksanakan sebagai bagian proses pendidikan yang teratur dan berkelanjutan untuk memperoleh pengetahuan, kepribadian, keterampilan, kesehatan, dan kebugaran jasmani (UU No. 3 / 2005 SKN).

PP No. 16 Tahun 2007 ttg. Penyelenggaraan Kejuaraan Pendidikan

Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Pendidikan adalah untuk memperoleh pengetahuan, kepribadian, keterampilan, kesehatan,  kebugaran jasmani , serta pengembangan minat dan bakat.

Potensi dan Permasalahan Olahraga Pendidikan

Potensi

  1. Jumlah populasi  usia muda yang tinggi
  2. Infrastruktur pendidikan yang menjangkau semua tempat
  3. Teknologi informasi dan komunikasi  yang terjangkau
  4. Penghargaan terhadap profesi pendidik yang membaik
  5. Jaminan olahraga pendidikan dalam UU Sistem Keolahragaan Nasional

Permasalahan

  1. Kurangnya kesadaran pentingnya olahraga di kalangan peserta didik/pemuda/masyarakat
  2. Fasilitas olahraga yang kian berkurang
  3. Sarana olahraga yang ada belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas
  4. Belum tersedia data yang spesifik dan akurat sumberdaya olahraga
  5. Kuantitas dan kualitas ketenagaan olahraga yang kurang dan belum bersertifikasi
  6. Tidak semua Perguruan Tinggi mewajibkan mhs. mengikuti mata kuliah penjasorkes
  7. Penyebaran tenaga keolahragaan yang belum merata
  8. Belum banyak pilihan model  dan sistem pembinaan olahraga pendidikan yang sesuai dengan potensi, kebutuhan pada lembaga pendidikan yang ada
  9. Rendahnya kompetisi, festival dan event olahraga yang dapat mendorong bangkitnya gerakan olahraga
  10. Belum ada standar dan sistem penilaian olahraga pendidikan
  11. Belum kuat dan berkembangnya jaringan penyelenggaraan olahraga pendidikan di berbagai jalur dan jenjang pendidikan


Tantangan Olahraga Pendidikan

  1. Teknologi Informasi dan Komunikasi menurunkan motivasi berkecukupan gerak
  2. Persepsi negatif bahwa prestasi olahraga dapat menghambat prestasi akademik

Peluang Olahraga Pendidikan

  1. Meningkatnya anggaran pendidikan
  2. Sertifikasi mendorong kesejahteraan guru
  3. Penghargaan bagi olahragawan berprestasi

Konsep Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Pendidikan

  1. Pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan dilaksanakan dan diarahkan sbg satu  kesatuan yang sistemis dan berkesinambungan dg sistem pendidikan nasional.
  2. Pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan dilaksanakan melalui proses pembelajaran yg dilakukan guru/dosen olahraga yg berkualifikasi dan sertifikasi dan didukung sarpras yang memadai.
  3. Pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan memberikan kebebasan kpd peserta didik utk melakukan keg olahraga sesuai dengan bakat dan minat.
  4. Pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan dilaksanakan dg memperhatikan potensi, kemampuan, minat dan bakat peserta didik secara menyeluruh baik melalui keg intrakurikuler maupun ekstrakurikuler (Psl. 25)

Penumbuhan Prestasi Olahraga di Lembaga Pendidikan

  1. Dibentuk unit keg. Olahraga
  2. Kelas olahraga
  3. Pusat pembinaan dan pelatihan mahasiswa (PPLM)
  4. Sekolah olahraga
  5. Kompetisi olahraga secara berjenjang dan berkesinambungan (Psl. 25)
Olahraga Pendidikan Sebagai Pendukung Olahraga Prestasi

Pembinaan dan Pengembangan Olahraga

  1. Penetapan Kebijakan
  2. Penataran/Pelatihan
  3. Koordinasi
  4. Konsultasi
  5. Komunikasi
  6. Penyuluhan
  7. Pembimbingan
  8. Pemasyarakatan
  9. Perintisan
  10. Penelitian
  11. Ujicoba
  12. Kompetisi
  13. Bantuan
  14. Pemudahan
  15. Perizinan
  16. Pengawasan. (UU No. 3 / 2005 SKN, Psl 22)
Itulah artikel mengenai olahraga pendidikan sebagai pendukung olahraga prestasi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.

Sumber : Materi Kemenpora pada Seminar Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Pendidikan 2012.
Artikel Terkait