Pengertian Latihan Fisik dalam Olahraga

2017-06-11

Pengertian Latihan Fisik dalam Olahraga

Pengertian latihan fisik dalam olahraga. Sebelum melakukan latihan fisik, kita harus paham betul apa yang dimaksud dengan latihan fisik. Pengertian latihan fisik adalah kegiatan fisik menurut cara dan aturan tertentu yang dilakukan secara sistematis dalam waktu relatif lama serta bebannya meningkat secara progresif. Dari pengertian latihan fisik kita bisa mengetahui bagaimana seharusnya latihan fisik dilakukan.

Bagi yang senang berolahraga, mungkin sudah tidak asing dengan bahasa latihan fisik ini. Dari pengertian yang sudah disebut di paragraf sebelumnya, latihan fisik merupakan sebuah rangkaian kegiatan fisik yang terprogram. Jadi kalau kegiatan fisiknya tidak terprogram sesuai konsep dari pengertian latihan fisik maka bukan dikatakan sebuah latihan fisik.

Contohnya ketika kita melihat orang yang melakukan jogging selama 30 menit di lapangan. Belum tentu orang tersebut sedang melakukan latihan fisik, jika tidak dilakukan sesuai konsep latihan fisik tersebut.
Pengertian Latihan Fisik dalam Olahraga

Konsep Penting dalam Latihan Fisik

Dari pengertian latihan fisik kita sudah tahu sebetulnya apa saja komponen penting dalam melakukan latihan fisik. Konsep pentingnya adalah latihan fisik merupakan :
  1. kegiatan fisik
  2. adanya cara dan aturan tertentu
  3. sistematis
  4. waktu relatif lama
  5. beban meningkat secara progresif (bertahap)
Komponen penting pertama dari latihan fisik adalah bentuk kegiatannya berupa kegiatan fisik. Jadi untuk meningkatkan kemampuan fisik melalui latihan fisik kegiatannya harus kegiatan fisik yang disesuaikan dengan kebutuhan cabang olahraga yang digelutinya.

Bagi seorang atlet, meningkatkan kemampuan fisik merupakan komponen utama untuk menunjang performanya dalam sebuah pertandingan. Proses latihan fisik merupakan jalan untuk mengupgrade kualitas dan kuantitas fisiknya. Seperti halnya sebuah mesin motor yang ingin ditingkatkan kapasitas mesinnya maka harus melalui sebuah rangkaian cara yang benar. Sama halnya dengan kemampuan fisik juga.


Komponen penting kedua dari latihan fisik adalah adanya cara dan aturan tertentu dalam melakukan latihan fisiknya. Cara dan aturan yang benar sudah banyak diungkap oleh pakar olahraga. Dengan cara yang benar maka hasilnya akan baik.

Berkaitan dengan cara dan aturan tertentu, di dalam fisik kita terdapat 10 komponen kondisi fisik seperti kekuatan, kelentukan, daya tahan, kecepatan, daya ledak otot (power), kelincahan, kecepatan reaksi, keseimbangan, koordinasi dan akurasi.

Untuk meningkatkan kualitas fisik kita, maka komponen kondisi fisik harus ditingkatkan melalui tata cara aturan yang benar. Tidak bisa kita melakukan proses latihan fisik dengan satu bentuk latihan untuk semua komponen kondisi fisik, karena tiap komponen kondisi fisik memiliki tata cara aturan untuk meningkatkannya.

Komponen penting ketiga dari latihan fisik adalah sistematis. Kita mungkin sudah mengetahui apa itu sistematis. Berurutan mungkin sederhananya, dari yang mudah ke yang sukar, dari yang sulit ke yang rumit. Jika dalam beban latihan dari yang ringan ke yang berat.

Banyak dari kita berhenti melakukan latihan fisik dikarenakan beban yang tidak sistematis ini, efeknya adalah frustasi dan tidak ingin melanjutkan lagi sebuah proses latihan fisik.

Komponen penting keempat dari latihan fisik adalah waktunya relatif lama. Mengapa dikatakan relatif, karena dalam tubuh kita terdapat sebuah mekanisme respon dan adaptasi.

Dalam kajian ilmu fisiologi olahraga, konsep respon merupakan jawaban sementara tubuh akibat adanya aktivitas fisik. Contohnya, seperti meningkatnya denyut jantung, frekuensi pernafasan dan kontraksi otot. Sedangkan konsep adaptasi merupakan jawaban menetap dari adanya sebuah proses latihan. Seperti meningkatknya komponen kondisi fisik kekuatan, kelentukan, daya tahan dsb.


Respon dan adaptasi dalam proses latihan fisik berkaitan juga dengan prinsip latihan yaitu prinsip individual yang menekankan bahwa tiap individu berbeda karakteristik fisiknya meskipun kembar identik. Maka dari itu, sebuah proses latihan fisik tidak bisa ditentukan berapa lama waktu yang diperlukan oleh seseorang, yang ada hanya bisa memprediksi dengan melihat kemampuan fisik dari proses latihan yang sedang dilakukan.

Komponen penting kelima adalah beban meningkat secara progresif (bertahap). Pemberian beban latihan harus disesuaikan dengan kemampuan kita. Konsep beban latihan bisa kita ambil dari konsep FITT (frekuensi, intensitas, time, tipe) lengkapnya bisa dilihat pada artikel yang berjudul Konsep FITT Sebagai Dosis Latihan.

Penambahan beban tidak bisa kita tambahkan seenaknya saja, karena ingat kembali tubuh kita ada mekanisme respon dan adaptasi. Jika latihan bebannya menggunakan weight training, silahkan baca pada artikel yang sudah saya publish yang berjudul Latihan Beban (Weight Training) dan Metode dan Sistem Latihan Beban (Weigth Training).

Dengan mengetahui konsep latihan fisik yang berdasar dari pengertian latihan fisik. Kita bisa melakukan sebuah proses latihan fisik dengan benar dan tepat sasaran. Efeknya adalah terjadinya peningkatan kualitas fisik dalam melaksanakan sebuah aktivitas fisik.

Itulah artikel mengenai pengertian latihan fisik dalam olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait