Pengertian Mental Training dalam Olahraga

2017-06-14

Pengertian Mental Training dalam Olahraga

Pengertian mental training dalam olahraga. Pemahaman mengenai mental training berawal dari sebuah pengertian mental training itu sendiri. Dalam penampilan olahraga, mental merupakan penentu muncul tidaknya sebuah keterampilan fisik pada saat bertanding. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai pengertian mental training yang bisa menjadi patokan untuk menyusun sebuah bentuk latihan mental.

Dasar Pengertian Mental Training dalam Olahraga

Munculnya pengertian mental training berawal dari konsep mental itu sendiri yang diungkapkan oleh Drever (1971) yaitu "mental adalah keseluruhan struktur dan proses-proses kejiwaan, baik yang disadari maupun tidak, dari bagian dalam psyche yang terorganisir".

Jadi yang namanya mental memang struktur menyeluruh dari semua proses kejiwaan yang ada pada diri manusia dan terwujud dalam sebuah pola gerak tubuh manusia.

Ungkapan lain muncul dari Unestahl pada tahun 1988 mengenai pengertian mental training ini. Unestahl perpendapat bahwa "Mental training is a systematic and long-term training to develop and learn, to control : 1. behavior, 2. performance, 3. emotion and moodstate, 4. bodily processes".
Pengertian Mental Training dalam Olahraga
Pengertian mental training yang diungkapkan oleh Unestahl menjelaskan bahwa mental training merupakan latihan yang sistematis dan jangka panjang dengan tujuan untuk mengembangkan dan belajar menguasai 4 macam aspek yaitu tingkah laku, penampilan (performa), emosi dan suasana hati, serta semua macam proses tubuh.

Dari kedua pengertian mental training yang diungkap di paragraf sebelumnya, maka secara lengkapnya Prof. Sudibyo pada tahun 1995 mengungkapkan pengertian mental training sebagai berikut, "Mental training adalah latihan untuk meningkatkan keterampilan dan mengembangkan kekuatan mental secara sistematis dalam jangka panjang untuk : 1. menguatkan kemauan, 2. mengontrol stabilitas emosional, 3. mengembangkan pemikiran, emosional, motivasi, sikap, keyakinan, dan tingkah laku, serta 4. Meningkatkan proses jasmaniah dan kinerja individu".

Pengertian mental training tersebut lebih mengarah pada sasaran peningkatan sumber-sumber kemampuan dalam jiwa, di samping sasaran fisik dan psikis yang mengarah pada peningkatan perforam.

Psychological Training = Mental Training = Pembinaan Mental

Di Rusia mental training diistilahkan sebagai "psychological training" dan mereka tidak menggunakan istilah mental training seperti para ahli di daerah barat. Di negeri kita Indonesia juga sebetulnya ada istilah yang identik dengan mental training yang digunakan oleh dunia barat yaitu pembinaan mental untuk atlet.

Istilah pembinaan mental jelas berbeda dengan latihan mental atau mental training, karena pengertian pembinaan lebih luas daripada pengertian latihan. Pembinaan mental merupakan upaya berencana, teratur, terarah dan bertujuan untuk mencapai beberapa tujuan diantaranya adalah tujuan untuk lebih meningkatkan kekuatan kemauan, meningkatkan stabilitas emosional, pengembangan penalaran, motivasi, sikap, keyakinan, dan kinerja, baik secara fisik maupun bersifat psikis (kejiwaan).

Jadi pembinaan mental merupakan berbagai macam perlakuan yang diberikan kepada atlet pada saat masuk pemusatan latihan, setelah pemusatan latihan dan akan berguna bagi perkembangan pribadi atlet di masa yang akan datang.

Pembinaan mental meliputi semua usaha atau perlakuan pendidikan, termasuk bimbingan konseling atau "guidance and counseling" bagi mereka yang mengalami masalah psikologis dan menyiapkan atlet agar memiliki kesiapan mental dan ketahanan mental pada saat pertandingan.

Itulah artikel mengenai pengertian mental training dalam olahraga. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Terima Kasih.
Artikel Terkait