Perkembangan Psikologi Olahraga di Dunia

2017-06-12

Perkembangan Psikologi Olahraga di Dunia

Perkembangan psikologi olahraga. Perkembangan psikologi olahraga sejak tahun 1925 di negara Jerman, Amerika, dan Rusia menunjukkan kemajuan yang cukup pesat, karena didirikannya laboratorium psikologi olahraga di negara-negara tersebut. Karena terbatasnya publikasi dan penelitian ilmiah pada waktu itu, maka perkembangan psikologi olahraga sebagai ilmu yang baru belum dapat meluas ke seluruh dunia. Terjadinya perang dunia ke dua juga merupakan slah satu penghambat kemajuan perkembangan psikologi olahraga, khususnya kemajuan di bidang penelitian dan pengembangan.

Kongres Awal Perkembangan Psikologi Olahraga

Mulai kembalinya sejarah perkembangan psikologi olahraga setelah perang dunia kedua adalah pada tahun 1965 dengan penyelenggaraan "International Congress on Sport Psychology" yang pertama di Roma. Dalam kongres pertama psikologi olahraga tersebut, seorang psikiater asal Italia yang bernama Ferrucio Antonelli mengemukakan pendapat yang cukup terkenal, yaitu : "Sport Needs Psychology" (Cratty:1993). 

Pernyataan Antonelli tersebut menyadarkan para pakar olahraga akan arti pentingnya pendekatan psikologik dalam olahraga. Sejak saat itu psikologi olahraga berkembang dengan lebih pesat dan secara meluas di seluruh dunia.

Awal perkembangan psikologi olahraga ke seluruh dunia tersebut juga didukung dengan pendirian ISSP "International Society of Sport Psychology". Pada tahun 1965 juga bisa disebut sebagai titik balik sejarah perkembangan psikologi olahraga di seluruh dunia.
Perkembangan Psikologi Olahraga di Dunia
Pada perkembangan psikologi olahraga, ternyata lebih kurang 70% - 80% ahli psikologi olahraga merupakan sarjana olahraga. Banyaknya ahli psikologi olahraga dari kalangan sarjana olahraga merupakan hal yang wajar karena psikologi olahraga merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi olahraga (Lawther, 1972).

Lulusan sarjana olahraga yang setiap harinya berkecimpung dalam kegiatan olahraga, akan dapat lebih mudah memahami tingkah laku manusia berolahraga dan tingkah lakuk manusia dalam situasi olahraga.

Tugas Ilmuwan Psikologi Olahraga

Tugas ilmuwan psikologi olahraga, yaitu dapat memahami dan menjelaskan gejala ("explanation and understanding"), dapat memprediksi ("prediction") dengan tepat dan dapat mengontrol dan mengendalikan gejala.

Seorang sarjana olahraga yang ingin mendalami keilmuan psikologi olahraga, diharuskan mempelajari teori-teori psikologi sebagai penunjang psikologi olahraga. Keilmuan dasar psikologi seperti psikologi umum, psikologi pendidikan, psikologi kepribadian, psikologi perkembangan, psikologi sosial, psikologi psikotes dsb.

Dengan mengetahui teori dasar psikologi, maka kita dapat memahami keilmuan psikologi olahraga secara sempurna. Sehingga dalam proses memahami, menjelaskan dan memprediksi gejala psikis yang ada pada diri atlet, akan menghasilkan solusi yang tepat.

Itulah artikel mengenai perkembangan psikologi olahraga di dunia. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya. Terima Kasih.
Artikel Terkait