Melatih Keseimbangan Tubuh dengan Latihan Core Stability Exercise

2017-08-13

Melatih Keseimbangan Tubuh dengan Latihan Core Stability Exercise

Melatih Keseimbangan Tubuh dengan Latihan Core Stability Exercise. Pembahasan artikel kali ini adalah melatih keseimbangan dengan latihan core stability exercise. Keseimbangan sangat dibutuhkan dalam setiap kegiatan kita sehari-hari terutama yang melibatkan gerak fisik. Melatih keseimbangan, bisa dilakukan dengan menggunakan latihan core stability exercise. Kaitan antara keseimbangan dengan latihan core stability exercise adalah bentuk latihan core terfokus pada otot inti tubuh manusia. Sebelum lebih jauh membahas mengenai latihan core stability exercise, kita harus memahami konsep keseimbangan.

Konsep Melatih Keseimbangan

Perkembangan keseimbangan tubuh berlangsung dari bayi sampai kemampuan tersebut stabil di usia sekitar 10-11 tahun (Lefebvre, 2010). Gangguan keseimbangan sebenarnya masih agak sulit untuk diketahui, hanya sedikit data yang tercatat mengenai gangguan keseimbangan. Tapi, gambaran umum yang mengalami masalah pada proses tumbuh kembang, terutama pada usia anak-anak dijumpai terdapat adanya masalah pada keseimbanganannya.
Fakta penelitian yang sudah dilakukan selama 4 tahun didapat hasil sebanyak 561.151 anak yang mengalami gangguan keseimbangan baik perifer maupun central. Sebanyak 22% mengalami masalah yang berkaitan dengan keseimbangan (O’Reilly et al., 2010)

Para pembaca mungkin merasa bingung apa sebenarnya pengertian dari keseimbangan. Pengertian keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan dan mengatur posisi tubuh saat di tempat atau bergerak (Lefebvre, 2010). Keseimbangan memainkan peranan penting dalam memulai sampai menyelesaikan suatu aktivitas fungsional dalam kehidupan sehari-hari (Grosse, 2013).
Baca juga:
=> 5 Manfaat Latihan Pilates untuk Tubuh
=> Olahraga Pilates Sebagai Latihan Fleksibilitas, Koordinasi dan Keseimbangan
Dari konsep pengertian keseimbangan terlihat bahwa keseimbangan merupakan faktor penting dalam segala macam gerak manusia, karena manusia harus mempertahankan dan mengatur posisi tubuh pada saat melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, keseimbangan membantu anak lebih baik dalam melakukan keterampilan gerak dan menikmati gerakan (Lefebvre, 2010). Efek dari keseimbangan yang kualitasnya tidak baik adalah bisa mengakibatkan terganggunya aktivitas sehari-hari, sehingga akan lebih mudah cedera dan terjatuh, gagal dalam melakukan aktivitas individu, sampai kegagalan dalam tim. Dengan terganggunya aktivitas sehari-hari, maka biasanya akan dijauhi dan bahkan dikucilkan dalam lingkungannya.

Efek jika terjadi gangguan keseimbangan pada awal perkembangan, akibatnya adalah keterlambatan dalam perkembangan kemampuan motorik seperti duduk tegak, berdiri dan berjalan (Cronin and Rine, 2010). Sama halnya seperti sebuah mobil mewah dengan kapasitas mesin yang besar seperti aston martin, lamborghini, ferrari, dan mobil mewah lainnya, ketika bergerak maka dibutuhkan keseimbangan untuk membuat stabil posisi mobil, baik dalam keadaan jalan lurus maupun tikungan.
Melatih Keseimbangan Tubuh dengan Latihan Core Stability Exercise

Meningkatkan Kualitas Keseimbangan dengan Latihan

Untuk meningkatkan kualitas keseimbangan, maka harus diberikan latihan yang mendukung tercapainya kualitas keseimbangan yang bagus. Tujuan spesifik dari latihan keseimbangan adalah supaya mampu melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami gangguan, dapat menyelesaikan tugas dengan efektif dan efisien, terhindar dari jatuh dan cedera, serta mengoptimalkan perkembangan fisik dan motorik.

Ada banyak sekali latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan keseimbangan. Antara lain adalah; core stability exercise, yoga (sun salutation), aktivitas dengan bola, senam, aktivitas dengan balance beams, toys (trampoline, pogo stick, jump ropes, hippy hop balls), sport (bersepeda, bersepatu roda) dan game.

Melatih Keseimbangan dengan Latihan Core Stability Exercise

Core stability exercise adalah latihan yang ditujukan pada core muscles yaitu otot-otot abdominal dan lumbopelvic, dimana otot-otot tersebut berfungsi sebagai stabilitas aktif pada daerah core (lumbopelvic-hip complex). Core muscle yang kuat dapat meningkatkan keseimbangan dan stabilitas.
Baca juga => Anatomi dan Fisiologi Core Muscle (Otot Inti)
Dengan adanya stabilitas yang baik, maka center of mass (COM) dan center of gravity (COG) dapat dipertahankan di atas base of support (BOS). Keseimbangan terbaik adalah ketika COM dan COG dipertahankan di atas BOS (Kisner and Colby, 2007). Selain itu latihan core stability exercise juga lebih mudah dilakukan karena tidak memerlukan peralatan yang banyak, tidak membutuhkan tempat yang luas, serta lebih mudah untuk menentukan dosis latihan.

Berikut ini beberapa bentuk latihan core stability exercise yang bisa dilakukan oleh para pembaca di rumah:
  1. 6 Latihan Core Exercise
  2. Killer Core Circuit
  3. HIIT Workout : Core Crusher Exercise
  4. Kumpulan Latihan HIIT Workout
  5. 3 HIIT Core Exercise
  6. 5 Bentuk Latihan Pilates
  7. 10 Menit HIIT Workout Core Exercise
Latihan yang paling sering digunakan untuk meningkatkan keseimbangan terutama pada anak-anak adalah latihan dengan balance beam (balok keseimbangan). Latihan ini dilakukan dengan cara berjalan atau beraktivitas di atas balok keseimbangan. Latihan dapat berupa berjalan maju, mundur, ke samping, kesamping bersilangan, merangkak sampai melompat di atas balok keseimbangan. Latihan ini dapat dilakukan sambil bermain sehingga cukup menarik bagi anak-anak. Akan tetapi, latihan ini hanya dapat diberikan kepada anak yang sudah mampu berjalan dengan baik. Selain itu dalam latihan ini diperlukan adanya balok keseimbangan dan ruangan yang cukup besar untuk penempatan balok keseimbangan.

Dengan adanya latihan core stability exercise ini, bisa menjadi alternative latihan untuk melatih keseimbangan tubuh kita. Jangan lupa lakukan bentuk latihan core stability exercise ini secara teratur minimal 3 kali seminggu.

Itulah artikel mengenai melatih keseimbangan tubuh dengan latihan core stability exercise. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca dunia olahraga. Jangan lupa untuk melihat artikel menarik lainnya di website ini. Jika dirasa bermanfaat silahkan berbagi melalui tombol media sosial yang tersedia. Terima Kasih.
Artikel Terkait